Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

'Habibie Ingin Paksakan Demokrasi Indonesia di Malaysia'

Kamis, 13 Desember 2012, 15:56 WIB
Komentar : 0
Antara/Agus Bebeng
Mantan Presiden keempat RI, BJ Habibie.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kunjungan BJ Habibie ke Universitas Selangor pada 6 Desember lalu, dianggap membawa misi terselubung.

Mantan menteri penerangan Malaysia, Tan Sri Zainuddin Maidin yakin kedatangan Habibie tidak sekadar memberikan orasi ilmiah kepada civitas akademika kampus. Ia menengarai, Habibie yang dijuluki Mr Crack berupaya mencoba mengembuskan demokrasi ke Malaysia.

“Habibie ingin mencampuri urusan dalam negeri kami," tudingnya saat dihubungi ROL, Kamis (13/12).

"Habibie," lanjut Zainuddin, "ingin memaksakan demokrasi di Indonesia untuk diterapkan di Malaysia."

Zainuddin yakin tudingannya bukan basa-basi. Menurut Zainuddin, Habibie memang tidak mengerti urusan dalam negeri Malaysia. (baca: Politisi Malaysia Tuding Habibie Antek Israel).

Padahal, sistem yang dianut Negeri Jiran berbeda dengan Indonesia. Karena itu, ia mempertanyakan motif Presiden RI keempat itu yang mau memenuhi undangan Ketua Umum Partai Keadilan Rakyat (PKR), Anwar Ibrahim.

“Padahal Anwar Ibrahim di Malaysia dianggap melakukan tindakan keji. Ia telah melanggar aturan di sini," tegasnya.

Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : Karta Raharja Ucu
3.702 reads
Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW Islam manakah yang paling baik? Rasulullah bersabda: Memberikan makanan, mengucap salam kepada orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda