Sabtu, 27 Syawwal 1435 / 23 Agustus 2014
find us on : 
  Login |  Register

SPS Beri Penghargaan Tokoh-tokoh Nasional

Kamis, 13 Desember 2012, 06:00 WIB
Komentar : 0
antara
Ketua Umum SPS Dahlan Iskan menyerahkan penghargaan bagi PT Telkom
Ketua Umum SPS Dahlan Iskan menyerahkan penghargaan bagi PT Telkom

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat menggelar konferensi dan pemberian penghargaan kepada tokoh, lembaga publik, dan korporasi  yang berjasa terhadap pers Indonesia.

"Tokoh, lembaga dan korporasi itu kami berikan penghargaan karena pemikiran, aktivitas sosial, maupun terobosan kebijakan mereka yang telah memberi manfaat yang besar bagi publik," kata Direktur Eksekutif SPS Pusat Asmono Wikan, Kamis (13/12).

Ada lima tokoh yang akan mendapat penghargaan. Mereka antara lain Menteri Keunagan Agus DW Martowardoyo, Rektor Universitas Paramadina Anies R Baswedan, Gubernur DKI Joko Widodo, Ketua PMI Jusuf Kalla, dan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD.

Sedangkan lembaga publik pilihan SPS 2012, yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komisi Yudisial (KY), dan Mahkamah Konstitusi (MK). Kategori korporasi meliputi Astra Internasional, Bank Mandiri, Garuda Indonesia, Kereta Api Indonesia, dan Telkom.

Forum yang bertema "The 1st SPS Indonesia PR Summit 2012: The Global Challange and Oportunity in Managing a Sustainable Reputation" ini akan digelar di Yogyakarta, Kamis-Jumat (13-14/12).

Hadir pula para tokoh sebagai pembicara seperti Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Yogyakarta, Lincoln Arsyad, dan Ketua Umum SPS Dahlan Iskan.  

Dijelaskan Asmono, forum ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan media secara signifikan di tahun-tahun mendatang, khususnya dalam pengelolaan reputasi dan korporasi di Indonesia.

"Forum ini juga diagendakan akan menjadi even tahunan setiap akhir tahun di Yogyakarta. Karena Yogyakarta merupakan tempat kelahiran SPS," imbuhnya.

 

Reporter : Heri Purwata
Redaktur : Indah Wulandari
Tidak ada suatu rezeki yang Allah berikan kepada seorang hamba yang lebih luas baginya daripada sabar.((HR Al Hakim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar