Wednesday, 28 Zulhijjah 1435 / 22 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Sekolah di Luar Negeri Gratis, Mau?

Monday, 10 December 2012, 11:09 WIB
Komentar : 0
Beasiswa (ilustrasi)
Beasiswa (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Sekolah di luar negeri tanpa biaya? Siapa juga yang bakal menolak. Asal tahu caranya, kita juga bisa sekolah di luar negeri dengan gratis. Satu kiatnya adalah dengan mendapatkan beasiswa.

Dalam satu seminar terungkap kiat untuk mendapatkan beasiswa di luar negeri. Satu narasumber adalah M.Mujiburohman. Lulusan University of Waterloo Canada mengatakan, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum sekolah di luar negeri. Persiapan tersebut yakni sponsorship, english proficiency, travel arrangement, accomodation, dan research plan.

“Sangat penting untuk mendapatkan sponsorship (beasiswa) sebelum memulai sekolah. Alasan utamanya, bisa jadi karena sangat tingginya biaya hidup di luar negeri,” kata Mujiburohman.

Beasiswa, katanya, dapat bersumber dari pemerintah, perusahaan, dan universitas. Beasiswa dari pemerintah biasanya diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan seperti beasiswa Diktu dan TPSDP.

Untuk mendapatkan beasiswa tersebut, ucap dia, seseorang harus terpenuhi syarat secara administratif dan kualifikasi akademiknya. “Kalau bisa, ada sertifikat dan jurnal internasional. Kemudian, setelah itu mempersiapkan wawancara,” ungkapnya. Para pelamar beasiswa juga harus meningkatkan kemampuan berbahasa Inggrisnya, mulai dari grammar, listening, hingga writing.

Sementara itu, persiapan travel arrangement yakni berupa persiapan paspor, visa, kartu identitas, surat kontrak beasiswa, pakaian hingga perbedaan makanan. “Misalnya, saya menyasar beasiswa ke Kanada. Saya harus tahu Kanada seperti apa dan bagaimana kehidupan di sana,” tuturnya.

Seseorang yang menginginkan beasiswa juga harus mempertimbangkan akomodasi di luar negeri. Lebih baik, kita mengenal seseorang di luar negeri untuk membantu mencari lokasi kuliah yang te pat dan biaya yang harus dikeluarkan.

Yang penting, katanya, setelah semua terpenuhi, jangan melupakan mengenai rencana penelitian yang akan ditawarkan kepada universitas yang kita tuju. “Persiapkan rencana singkat penelitian, dan yakinkan sebelum berangkat kita punya topik penelitian yang ingin dilakukan,” ujarnya.

Reporter : Lingga Permesti
Redaktur : Endah Hapsari
Orang yang bahagia ialah yang dijauhkan dari fitnah-fitnah dan orang yang bila terkena ujian dan cobaan dia bersabar((HR. Ahmad dan Abu Dawud))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Jika Diperlukan Dalam Kabinet Jokowi, Ini Sikap Muhammadiyah
JAKARTA --  Ketua Umum Muhammadiyah mengharapkan presiden Joko Widodo dan kabinetnya bisa menjalankan amanah dan tunaikan janji yang disampaikan pada kampanye lalu. Untuk siapa...