Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register
  • (kiri ke kanan) Mantan Wapres Jusuf Kalla, Ketua MK Mahfud MD, Pimpinan Kolektif Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Anas Urbaningrum menghadiri Musyawarah Nasional KAHMI IX di kabupaten Kampar, Riau, Jumat (30/11) malam (Ridhwan Ermalamora)

  • Sejumlah tokoh nasional hadir dalam Munas yang agenda utamanya akan menentukan Ketua Presidium KAHMI (Ridhwan Ermalamora)

  • Ketua MK Mahfud MD (kiri), Pimpinan Kolektif Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Anas Urbaningrum (kanan) menghadiri Musyawarah Nasional KAHMI IX di kabupaten Kampar, Riau, Jumat malam, (30/11) (Ridhwan Ermalamora)

  • Ketua MK Mahfud MD (kiri), Pimpinan Kolektif Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Anas Urbaningrum (kanan) menghadiri Musyawarah Nasional KAHMI IX di kabupaten Kampar, Riau, Jumat malam, (30/11) (Ridhwan Ermalamora)

In Picture: Tokoh Nasional Ramaikan Munas KAHMI

Jumat, 30 November 2012, 22:37 WIB

REPUBLIKA.CO.ID, KAMPAR -- Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) memiliki hajat besar Musyawarah Nasional (Munas) dengan agenda utama pemilihan Ketua Presidium KAHMI.

Sebagai korps alumni organisasi mahasiswa terbesar di Indonesia, tokoh-tokoh nasional yang menjadi aktivis HMI semasa kuliah turut hadir menyemarakkan Munas tahun ini.

Tak kurang dari mantan wakil presiden Jusuf Kalla (JK), Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD, Pimpinan Kolektif Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Anas Urbaningrum, Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan dan Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra menyemarakkan gawe besar KAHMI yang dibuka, Jumat (30/11) malam.

Redaktur : Hafidz Muftisany
9.079 reads
FOTO SEBELUMNYA
FOTO TERPOPULER
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda