Selasa, 8 Sya'ban 1439 / 24 April 2018

Selasa, 8 Sya'ban 1439 / 24 April 2018

Ini Penyebab Harga Daging Naik Versi Mantan Mentan

Senin 19 November 2012 15:19 WIB

Rep: Muhammad Iqbal/ Red: Djibril Muhammad

Daging sapi impor (ilustrasi)

Daging sapi impor (ilustrasi)

Foto: REUTERS

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan Menteri Pertanian (Mentan) Bungaran Saragih menilai fenomena kenaikan harga daging sapi yang terjadi beberapa waktu belakangan ini merupakan dampak dari terbatasnya suplai daging. Menurut Bungaran, hal ini erat kaitannya dengan pembatasan kuota impor daging sapi dan minimnya produksi dalam negeri. 

"Rupanya efek pembatasan impor itu lebih besar daripada hasil peningkatan produksi dalam negeri. Makanya suplai total berkurang dan harga naik," kata Bungaran kepada wartawan selepas diskusi terbatas dengan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) di Jakarta, Senin (19/11). 

Lebih lanjut, Mentan di masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri ini menjelaskan, pada dasarnya kenakan harga disebabkan tiga hal. Ketiga hal itu antara lain permintaan naik, penawaran berkurang serta permintaan naik dan penawaran berkurang. 

Terkait penawaran, Bungaran menyebut tidak ada kenaikan berarti pascalebaran haji beberapa waktu lalu. Penawaran baru akan mengalami peningkatan pada Natal dan Tahun Baru mendatang, meskipun tidak sebesar saat lebaran haji. "Jadi permintaan tidak menjadi soal, lebih kepada suplai," ujar Bungaran.  

Solusi dari semua ini, lanjut Bungaran, adalah peningkatan produksi daging sapi secara masif di dalam negeri. Jika tidak, fenomena kenaikan harga daging sapi akan terus terjadi di masa yang akan datang. "Pada kenyataannya, statistik belum menggambarkan keadaan di lapangan," pungkas.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES