Friday, 30 Zulhijjah 1435 / 24 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Dipercepat, Pencarian Ganti Rugi Tanah untuk Rel Ganda

Saturday, 10 November 2012, 11:28 WIB
Komentar : 2

REPUBLIKA.CO.ID, PEKALONGAN--Panitia Pengadaan Tanah (P2T) Kota Pekalongan, Jawa Tengah, akan mempercepat proses pencairan dana ganti rugi proyek pembangunan rel ganda kereta api di enam kelurahan setelah proses negosiasi harga tanah milik warga selesai.

Ketua P2T Pembangunan Rel Ganda Kota Pekalongan, Dwi Arie Putranto di Pekalongan, Sabtu (10/11) mengatakan proses negosiasi harga tanah dinyatakan telah selesai sehingga proses pencairan ganti rugi tinggal menunggu waktu saja.

"Saat ini, semua berkas adminsitrasi telah dilimpahkan ke satuan kerja (satker) pembangunan rel ganda Tegal-Pekalongan-Semarang sehingga pencairan ganti rugi tanah akan dipercepat. Hanya kami belum mengetahui pasti kapan waktu yang tepat untuk dicairkan," katanya.

Menurut dia, sejak awal pembebasan lahan, P2T tidak menemukan masalah dengan warga, terutama pemilik lahan yang terkena proyek rel ganda kereta api.

"Proses pembebasan tanah tidak menemui masalah yang berarti dan warga juga telah menyepakati ganti rugi harga tanah sebesar Rp2,1 juta per meter persegi," katanya.

Kepala Sub Bagian Pemerintahan Umum dan Pertahanan Kota Pekalongan, Bambang Saptono mengatakan dana yang dibutuhkan untuk proses pembangunan rel ganda di beberapa kelurahan Kota Pekalongan mencapai Rp5 miliar lebih.

Sedangkan untuk pencairan dana ganti rugi KA, katanya, Pemkot belum bisa memastikan kapan akan dilaksanakan karena masalah itu menjadi kewenangan satker pembangunan rel ganda KA.

"Akan tetapi, yang jelas, sebanyak 29 warga yang tanahnya terkena proyek pembangunan rel ganda segera menerima dana ganti rugi harga tanah," katanya.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : Antara
Mimpi baik adalah dari Allah, sedangkan mimpi buruk adalah dari setan. Maka seandainya kalian mimpi buruk, meludahlah ke arah kiri dan berlindunglah kepada Allah, karena dengan demikian (mimpi buruk) itu tidak akan memerangkapnya(HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
1 Muharram, Momentum Hijrah Secara Mental
JAKARTA -- Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1436 H tidak lepas dari peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Peristiwa besar...