Tuesday, 6 Zulhijjah 1435 / 30 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Indonesia Mengajar Kirim Pengajar Muda ke Wilayah Baru

Friday, 02 November 2012, 00:30 WIB
Komentar : 0
indonesiamengajar.org
Pengajar Muda di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, foto bersama anak-anak didik mereka.
Pengajar Muda di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, foto bersama anak-anak didik mereka.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  -–  Indonesia Mengajar (IM) memperluas cakupan wilayah mitranya dengan menggandeng Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah sebagai tujuan penempatan Pengajar Muda.

Dengan ini, IM telah bermitra dengan 17 pemerintah kabupaten yang tersebar di 16 provinsi di Indonesia. Pemberangkatan enam Pengajar Muda ke Banggai dilakukan mulai November ini, bersamaan dengan pengiriman 46 Pengajar Muda ke enam kabupaten lainnya.

Seperti rilis yang diterima Republika, Kamis (1/11), Ketua Indonesia Mengajar, Anies Baswedan, mengungkapkan kali ini IM memberangkatkan 52 Pengajar Muda yang tergabung dalam angkatan V. Ke-52 Pengajar Muda tersebut diseleksi dari 6.845 kandidat yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.

"Selain Banggai, mereka juga akan berangkat ke Aceh Utara di Aceh, Bengkalis di Riau, Tulangbawang Barat di Lampung, Paser di Kalimantan Timur, serta Halmahera Selatan di Maluku Utara," kata Anies dalam Pembekalan Pengajar Muda angkatan V di Kantor Wakil Presiden RI, Kamis.

IM mulai menempatkan Pengajar Muda di berbagai daerah di Indonesia sejak 2010. Anies menuturkan, perubahan dari daerah-daerah mulai terlihat, terutama pada kepercayaan diri anak untuk belajar dengan sungguh-sungguh dan pola pikir masyarakat yang paham pentingnya pendidikan.

Sebagian di antara murid dari SD penempatan Pengajar Muda bahkan sudah menunjukkan prestasi hingga tingkat nasional.

Senyummu kepada saudaramu merupakan sedekah, engkau memerintahkan yang ma’ruf dan melarang dari kemungkaran juga sedekah, engkau menunjukkan jalan kepada orang yang tersesat juga sedekah, engkau menuntun orang yang berpenglihatan kabur juga sedekah, menyingkirkan batu, duri, dan tulang dari jalan merupakan sedekah((HR Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Wow, Pabrik di Tuban Pekerjakan Robot
 TUBAN -- Guna mendapatkan hasil masksimal, PT. Semen Gresik (Persero) Tbk di Tuban menggunakan jasa robot. Robot tersebut digunakan untuk melakukan sampling, persiapan dan...