Thursday, 5 Safar 1436 / 27 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Polri Bantah Mutasi Kapolda Lampung karena Gubernur

Wednesday, 31 October 2012, 23:55 WIB
Komentar : 0
Republika/Agung Supri
Kapolri Jenderal Timur Pradopo
Kapolri Jenderal Timur Pradopo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepolisian Republik Indonesia membantah batalnya mutasi Kapolda Lampung Brigadir Jenderal Polisi Jodie Rooseto akibat permintaan Gubernur Lampung Sjahcroedin ZP.

"Tidak, itu hasil sidang Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti)," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Polisi Suhardi Alius, Rabu (31/10).

Terkait pembatalan tersebut, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Timur Pradopo mengatakan Jodie diminta untuk menyelesaikan masalah bentrokan di Lampung terlebih dahulu. Menurut Timur, pembatalan tersebut merupakan dinamika di lapangan. 

"Dalam penanganannya, yang bersangkutan ada masalah di sana sehingga dia harus menyelesaikannya. Kan penggantinya sudah ada," katanya.

Sebelumnya pada 26 Oktober, Jodie akan dipindahtugaskan menjadi Kapolda Jawa Barat menggantikan Inspektur Jenderal Polisi Putut Eko Bayuseno. Namun, lima hari kemudian Mabes Polri meralat keputusannya. Berdasarkan berita mutasi bernomor ST/2161/X/2012 reff ralat Kep/645/X/2012 tertanggal 30 Oktober 2012, Jodie menempati posisi baru sebagai Kasetukpa Lemdikpol.

Kasetukpa Lemdikpol Brigjen Polisi Ngadino diangkat sebagai Kapolda Sulawesi Utara. Sedangkan Kapolda Sulawesi Utara Brigjen Polisi Tubagus Anis Angkawijaya diangkat sebagai Kapolda Jawa Barat.

Kapolda Jabar Irjen Putut Eko Bayuseno menjabat sebagai Kapolda Metro Jaya sebab Irjen Pol Untung S Rajab akan menjadi perwira tinggi (Pati) Mabes Polri atau memasuki masa pensiun. Jabatan Kapolda Lampung akan ditempati oleh Brigjen Heru Winarko yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Umum Kemenkopolhukam.

Reporter : Ani Nursalikah
Redaktur : Hafidz Muftisany
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Pengertian akan Pemanfaatan Air Harus Sejak Usia Dini
JAKARTA -- Memperingati hari pendidikan dan kesehatan, PT PAM Lyonnaise JAYA (Palyja) mengundang beberapa sekolah dasar (SD) untuk berkunjung ke tempat intalasi air...