REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Garuda Indonesia menyatakan sedang memikirkan kemungkinan untuk membuka rute baru ke Amerika Selatan (Amerika Latin). Saat ini maskapai penerbangan nasional itu sedang melakukan pengkajian terkait hal itu
"South to South jadi salah satu strategi kita dengan masuk ke Open Sky 2015," kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Emirsyah Satar, saat menggelar paparan kinerja keuangan Garuda, Kamis (25/10). "Sudah ada di pengembangan kita ke depan," katanya.
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk juga ingin memisahkan unit usahanya yang bergerak di bidang kargo, Cargo Service Center. "Memang ada keinginan agar kargo kita spin off seperti Citilink (anak usaha Garuda untuk penerbangan murah)," kata Emirsyah.
Namun ia mengatakan, pihaknya masih harus mempelajari regulasi tentang itu. Garuda juga akan melihat pasar yang ada. "Saya tidak bisa sebut kapan, ini masih harus kita evaluasi," katanya.
Sebelumnya, Juli lalu Garuda resmi melakukan spin off pada unit usahanya Citilink. Selain Citilink, Garuda juga memiliki anak usaha lainnya seperti PT Abacus Distribution Systems, PT Garuda Maintenance Facility dan PT Aero Wisata.