Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Wakapolri Minta Gaji Bintara Polri Setara TNI

Selasa, 16 Oktober 2012, 17:06 WIB
Komentar : 16
Republika
Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Nanan Sukarna
Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Nanan Sukarna

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakapolri Komjen Nanan Sukarna meminta agar gaji bintara Polri setara dengan bintara di lingkungan TNI. Ia mengatakan sekarang ini remunerasi bagi bintara baru naik 36 persen. Para petinggi Kepolisian sepakat ingin menaikkan remunerasi bagi para bintara.

"Minimal mohon didukung agar para bintara kami yang di depan masyarakat itulah yang naik remunerasinya. Disamakanlah dengan teman-teman dari TNI," ujar Nanan saat ditemui usai menghadiri upacara kenaikan pangkat 23 perwira tinggi di Gedung Rupatama, Mabes Polri, Selasa (16/10).

Ia menambahkan, sebaiknya kenaikan perwira tinggi dan perwira menengah disetop dulu. Kendati demikian, Nanan juga menyadari jika kenaikan gaji bintara membebani anggaran pemerintah.

Bayangkan, kalau naik Rp 500 ribu, tetap saja hitungannya triliun. Hal ini dinilainya masih menjadi masalah bagi pemerintah.

Pada kesempatan tersebut, ia menegaskan pada prinsipnya kepolisian tidak pernah berkeluh-kesah mengenai gaji. Pihaknya tetap berkomitmen, meski dengan keterbatasan pemerintah, untuk menjadi pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat. Kendati demikian, Nanan meminta agar para bawahannya menunjukkan kinerja sebagai seorang pengayom.

"Kalau kerja bagus, saya bisa ajukan ke pemerintah. Tapi kalau tidak bagus, malu saya. (Makanya) ayo kerja bagus, (jadi) saya bisa mencoba meminta ke pemerintah agar naik," katanya.

Penyandang bintang tiga tersebut juga meminta kepada media agar mengawasi kinerja kepolisian. Media diharapkan tidak hanya mengekspos gaji anggota Polri yang kurang.

Seperti diberitakan sebelumnya, Polri mengajukan anggaran senilai Rp 43,4 triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2013.

Akan tetapi, anggaran korps bhayangkara dinilai jauh lebih 'gemuk' untuk belanja pegawai dan lebih 'kurus' untuk keamanan masyarakat sehingga masyarakat harus menanggung beban sendiri untuk biaya keamanan yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara.

Reporter : Ani Nursalikah
Redaktur : Hafidz Muftisany
Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya(HR. Muslim, no. 2588)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  Andra Rabu, 13 Maret 2013, 11:46
Nama nya juga anak tiri.di pandang sebelah mata bahkan diludahi di caci maki.
  sabdo Kamis, 28 Februari 2013, 14:34
gaji dikit tapi ceperan kanan kiri..pritt 50rebu dah.....cinta damai cing
  Asep bobby Senin, 4 Februari 2013, 23:18
Yah bener banget wakapolri. . .
Bahwa bawahan selalu kerja keras dilapangan. . .
Tapi gajinya tidak setara dgn perjuangannya. . .
  Mario Minggu, 27 Januari 2013, 23:04
Izin, Kami Mohon pengertian'y JendraL, Kami Kerja keras dengan tuntutan Dinas yg Beresiko di Lapangan & disisi lain Slalu sabar dengan kondisi keuangan kami untuk menghidupi anak istri kami...
  mama Icha Rabu, 16 Januari 2013, 10:14
Salut saya Dgn Bpk Wakapolri, yang mengerti nasib Anggota, klo yg sadar bhwa anggota yg bekerja keras.Bravo Pak Nanan

  VIDEO TERBARU
MUI Harapkan PPP Islah
JAKARTA -- Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) alami perselisihan. Akan hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta PPP untuk segera melakukan Islah. "Pada forum...