Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Menteri Nuh Bangga Kreasi Seni Pelajar RI

Senin, 08 Oktober 2012, 13:24 WIB
Komentar : 0
Republika/Agung Supriyanto
Menteri Pendidikan M Nuh.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Lomba Cipta Seni Pelajar Tingkat Nasional 2012 kembali digelar. Kali ini lomba tersebut digelar di Istana Kepresidenan Cipanas, Bogor, Jawa Barat dan dibuka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), M Nuh.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun menyempatkan diri untuk meninjau lomba cipta seni tersebut.

Dalam sambutannya, Mendikbud mengatakan semua peserta yang ikut dalam lomba adalah anak-anak yang sudah terseleksi di lomba serupa ditingkat provinsi. Sedikitnya, ada 132 peserta tingkat SMP dan 99 peserta tingkat SD dari 33 provinsi.

"Lomba ini bagian dari upaya untuk mengeksplorasi talenta adik-adik semua sehingga keseimbangan antara logika, etika, estetika, dan genestika menjadi bagian utuh sebagaimana dicita-citakan di dunia pendidikan," katanya saat membuka lomba secara resmi, Senin (8/10).

Ia meminta agar anak-anak yang ikut lomba untuk berjuang dan mengeksplorasi bakat seni yang dimiliki. Ia juga menyatakan semua yang hadir dalam lomba tersebut adalah juara. "Semuanya adalah yang terbaik. Selamat berjuang," katanya diiringi tepuk tangan anak-anak.

Lomba Cipta Seni Pelajar Tingkat Nasional 2012 ini sudah digelar selama tujuh kali. Untuk kali ini tema yang diangkat yakni 'Maju Negeriku, Indah Budayaku'. Adapun lomba meliputi berbagai cabang seni, seperti melukis, menulis dan membaca puisi, desain motif batik, lomba membatik pada kain mori, hingga lomba cipta lagu dan menyanyi.

Dalam acara tersebut, ikut mendampingi  antara lain, Mendikbud Mohammad Nuh, Menpora Andi A Mallarangeng, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Mari Elka, dan Seskab Dipo Alam.

Reporter : Esthi Maharani
Redaktur : Hafidz Muftisany
1.058 reads
Seorang wanita masuk neraka karena mengikat seekor kucing tanpa memberinya makanan atau melepaskannya mencari makan dari serangga tanah((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda