Saturday, 1 Muharram 1436 / 25 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

TNI Unjuk Kekuatan Alutsista Baru

Friday, 05 October 2012, 11:12 WIB
Komentar : 2
 Personel TNI AD melakukan persiapan pameran Alutsista TNI Angkatan Darat di lapangan Monas, Jakarta, Kamis (4/10). (Edwin Dwi Putranto/Republika)
Personel TNI AD melakukan persiapan pameran Alutsista TNI Angkatan Darat di lapangan Monas, Jakarta, Kamis (4/10). (Edwin Dwi Putranto/Republika)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tentara Nasional Indonesia unjuk kekuatan dengan menampilkan sejumlah peralatan dan alat utama sistem senjata (alutsista) baru pada peringatan hari jadinya ke-67 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat pagi.

Saat peringatan hari jadinya yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut, TNI menampilkan alutsista baru seperti dua Meriam 155 mm/Caesar buatan Perancis. Meriam ini merupakan contoh dari yang dibeli TNI Angkatan Darat sejumlah dua batalyon (sekitar 32 unit).

Alutsista baru lainnya yang ikut ditampilkan adalah empat pesawat tempur taktis Super Tucano EMB-314 yang belum lama ini tiba dari Brasil dan siap mengangkasa. Dua unit pesawat angkut asal Spanyol dan CN-295 yang baru diserahkan dari PT DI kepada Kementerian Pertahanan juga akan ditampilkan.

Adapun berbagai alutsista lama yang turut dipamerkan di lokasi antara lain pesawat angkut Fokker-27 VVIP TNI Angkatan Udara, dua unit helikopter angkut M1-17 asal Rusia, dua unit Helikopter Bell -412, dua unit LVT Marinir, peluncur roket multi laras Marinir, Panser Anoa, empat tank Scorpion, dua tank BMP-3F, dan meriam.

Dipamerkan pula dua unit pesawat Hercules C-130 dan empat unit Helikopter Puma TNI AU.

Redaktur : Didi Purwadi
Sumber : Antara
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Era Konversi Digital Ancam 'Layar Tancap'
ILLINOIS -- Pada akhir 2013 mayoritas studio film AS telah berhenti mendistribusikan film seluloid dalam format 35 milimeter, membuat berbagai bioskop independen semakin...