Selasa, 2 Syawwal 1435 / 29 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Menag Janjikan Beasiswa Pada Mahasiswa, Ini Syaratnya

Minggu, 09 September 2012, 02:00 WIB
Komentar : 0
Antara/Syaiful Arif
Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali.
Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Menteri Agama Suryadharma Ali menyiapkan beasiswa kepada 10 mahasiswa yang belajar menghafal Alquran di Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Universitas Wahid Hasyim Semarang.

"Saya akan berikan beasiswa kepada 10 penghafal Alquran. Mudah-mudahan tahun depan bisa bertambah lagi," katanya, usai kuliah umum dan peresmian Ponpes Tahfidzul Quran Unwahas Semarang, di Semarang, Sabtu.

Suryadharma yang juga Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu, mengaku sangat mengapresiasi para penghafal Alquran yang disebut hafiz, mengingat tidak sembarang orang yang mampu menghafalkan Alquran.

"Dulu saya sempat belajar menghafal Alquran, hafal beberapa juz. Namun, ternyata menghafal mudah, mempertahankannya yang sulit. Karena itu, saya sangat mengapresiasi para hafiz penghafal Alquran ini," katanya.

Keberadaan Ponpes Tahfidzul Quran yang menjadi tempat belajar mahasiswa menghafal Alquran itu di lingkungan kampus Unwahas Semarang, kata dia, menjadi pembeda perguruan tinggi itu dengan kampus-kampus lainnya. Ia mengaku menaruh harapan besar terhadap Unwahas ke depan karena sebagai kampus swasta bisa terus berkreasi dengan modal institusionalnya, mengingat kampus tersebut di bawah naungan Nahdlatul Ulama (NU).\

"Jadi, bukan hanya mengandalkan uluran tangan. Dengan modal internal kelembagaan, kampus ini (Unwahas, red.) bisa terus memperbaiki diri, berkreasi, supaya lebih maju dan bermutu," katanya. Selain itu, Menag juga mendorong Unwahas membuka fakultas kedokteran yang membedakan dengan kampus-kampus NU lainnya.


Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara
Orang yang bahagia ialah yang dijauhkan dari fitnah-fitnah dan orang yang bila terkena ujian dan cobaan dia bersabar((HR. Ahmad dan Abu Dawud))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Pengurangan Subsidi BBM Pemerintahan Baru RI
WASHINGTON -- Larinya modal akibat normalisasi kebijakan fiskal Amerika membuat investor berpikir dua kali sebelum menanam modal di negara emerging market termasuk Indonesia. Untuk...