Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Tabrakan dengan Mobil Pikap, Beginilah Nasib Pengendara Motor

Selasa, 04 September 2012, 04:09 WIB
Komentar : 0
www.123rf.com
Korban tewas (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, NEGARA---Pengendara sepeda motor, Supriyanto (21), yang berboncengan dengan Zainal Arifin (24) tewas setelah bertabrakan dengan pikap di ruas jalan raya yang menghubungkan Gilimanuk dengan Denpasar.

Dalam peristiwa itu polisi menetapkan WYS, sopir pikap nomor polisi AG-8949-RG asal Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, sebagai tersangka.

"Sopir pikap mengambil jalur yang tidak semestinya sehingga terjadi tabrakan dengan sepeda motor," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana AKP I Gede Made Punia di Negara.

Menurut dia, saat memasuki Km 119-120, pikap yang dikemudikan WYS dari arah Gilimanuk oleng hingga memakan separuh lebih badan kanan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan muncul sepeda motor Honda nopol P-3221-VU yang dikendarai Supriyanto berboncengan dengan Zainal, keduanya warga Banyuwangi, Jawa Timur.

Supriyanto yang terkejut sempat berusaha menghindari mobil yang nyelonong ke jalur kanan tersebut. Namun upayanya sia-sia dan motor yang dikendarainya menabrak bagian belakang pikap tersebut.

Pengendara sepeda motor yang hendak menuju ke Banyuwangi ini terpental. Zainal tewas di tempat kejadian, sedangkan Supriyanto meninggal dunia dalam perawatan di RSUD Negara, Kabupaten Jembrana.

Kepada polisi, WYS mengaku, mobil yang dikemudikannya sampai masuk ke jalur yang bukan semestinya karena menghindari bus. "Tersangka dan barang bukti berupa pikap dan sepeda motor kami tahan," kata Punia.

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : Antara
1.410 reads
Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu((QS. An Nisa 4 : 29).)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...