Saturday, 29 Muharram 1436 / 22 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Daftar Tunggu Haji Panjang, Kemenag Harap Kuota Tambahan

Sunday, 26 August 2012, 18:00 WIB
Komentar : 1
Antara/Syaiful Arif
Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali.
Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Daftar tunggu haji yang mencapai 15 tahun membuat pemerintah Indonesia berusaha mencari kuota tambahan. Target kuota tambahan 30 ribu jamaah disinyalir tidak bisa ditepati.

"Pemerintah Arab Saudi punya keterbatasan, sehingga tak semua dipenuhi. Insya Allah 10 ribu bisa dikabulkan, syukur-syukur 30 ribu," terang Menteri Agama (Menag), Suryadharma Ali pada akhir pekan ini.

Tambahan kuota itu diyakini Menag hanya mampu terpenuhi 10 ribu seperti tahun sebelumnya. Lantaran banyak permintaan serupa dari negara-negara lainnya. Nantinya sejumlah itu, imbuh Menag, dijaminkan bagi sekitar 6.926 calon jamaah haji golongan umur 80 tahun ke atas, berikut dengan pendamping jamaah ditambah kuota haji khusus sebanyak 1.000 orang. Jumlah kuota haji khusus dikurangi dari tahun lalu yang mencapai 3.000 jamaah.

"Kuota tambahan per tahun untuk mengurangi antrean panjang yang mencapai 15 tahun seperti di Sulsel," papar Menag. Sedangkan sisa kuota tak terserap direncanakan untuk disebar ke daerah lainnya dalam pelunasan kedua dan ketiga. iasanya, sebut Menag, calhaj yang tak mampu membayar hingga batas waktunya memang tak mempunyai uang, pasangan meninggal, sakit, hamil, ataupun meninggal.

Selain kesiapan distribusi kuota tambahan, Kemenag juga bakal memberikan pelatihan komputerisasi Sistem kompeterisasi haji terpadu (Siskohat) bagi petugas haji di tanah air dan Arab Saudi. "Pemerintah telah siap melaksanakan penyelenggaraan ibadah haji," tegasnya.

Setelah berjalan lebih dari 20 tahun, Siskohat menuntut adanya revitalisasi. Upaya ini dibutuhkan karena fungsi dari Siskohat sudah mulai beragam, tak cuma sebagai tempat pendaftaran haji.

Reporter : Indah Wulandari
Redaktur : Dewi Mardiani
Siapa yang mengambil hak orang lain walau sejengkal tanah akan dikalungkan hingga tujuh petala bumi(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Sempurnakan Pembakaran, Cairan Ini Bantu Hemat BBM?
JAKARTA -- Bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar telah naik sebesar dua ribu rupiah per liternya. Untuk menyiasati dan menghemat bahan...