Kamis, 8 Zulhijjah 1435 / 02 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Keluarga SBY Sungkeman, Si Cucu Ngumpet

Minggu, 19 Agustus 2012, 23:00 WIB
Komentar : 1
ANTARA FOTO
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima sungkem dari puteranya Edi Baskoro Yudhoyono pada acara sungkeman Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H di Istana Negara, Jakarta, Minggu (19/8).
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima sungkem dari puteranya Edi Baskoro Yudhoyono pada acara sungkeman Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1433 H di Istana Negara, Jakarta, Minggu (19/8).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beserta keluarga melaksanakan Shalat Idul Fitri di Masjid Istiqlal, Jakarta pada Ahad (19/8). Setelah shalat, SBY dan keluarga langsung meluncur ke Istana Negara.

Sekitar pukul 09.10 WIB, Presiden SBY dan isterinya, Ani Yudhoyono melakukan acara 'sungkeman' dengan dua anaknya yaitu Edhie Baskoro Yudhoyono dan Agus Harimurti Yudhoyono. Kemudian diikuti dua orang menantu dari SBY yaitu Annisa Pohan dan Aliya Hatta Rajasa.

Dalam acara 'sungkeman' sekitar lima menit itu, SBY dan Ani Yudhoyono sempat membisiki petuah-petuah kepada dua anak dan menantunya. Setelah acara 'sungkeman', SBY dan keluarga melakukan foto bersama di depan para wartawan.

Saat para wartawan menanyakan keberadaan cucu dari Presiden SBY, Almira Tunggadewi atau kerap disapa Aira, Annisa Pohan mengatakan anaknya itu sedang bersembunyi. "Lagi ngumpet," kata Annisa Pohan sambil tersenyum.

SBY pun ikut tersenyum dan mengatakan hal yang sama kepada para wartawan. "Ngumpet," ujarnya.

Reporter : Bilal Ramadhan
Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Barangsiapa mengobati sedang dia tidak dikenal sebagai ahli pengobatan maka dia bertanggung jawab((HR. Ibnu Majah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar