Sabtu, 7 Safar 1436 / 29 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Gaji PNS, TNI/Polri, dan Hakim Naik pada 2013

Kamis, 16 Agustus 2012, 21:54 WIB
Komentar : 13
Haji Abror Rizki/Rumgapres
  Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA –- Pemerintah berencana untuk menyesuaikan gaji pokok dan pensiun. Penyesuaian itu diberlakukan bagi PNS serta anggota TNI/Polri sebesar rata-rata 7 persen dengan mengacu pada tingkat inflasi di 2013.

Pemerintah juga merencanakan kenaikan gaji para hakim ke tingkat yang lebih baik, sepadan dengan tugas dan tanggung jawabnya. “Dengan pokok-pokok kebijakan itu, alokasi anggaran belanja pegawai dalam RAPBN 2013 kita rencanakan sebesar Rp 241,1 triliun,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat menyampaikan pidato RAPBN 2013 beserta nota keuangannya di ruang rapat paripurna, DPR, Kamis (16/8) malam. 

Ia mengatakan jumlah tersebut meningkat Rp28,9 triliun atau 13,6 persen dari pagu belanja pegawai dalam APBN-P 2012. Dalam rangka menuntaskan pelaksanaan program Reformasi Birokrasi pada Kementerian Negara/Lembaga, peningkatan alokasi belanja pegawai itu, pemerintah juga merencanakan untuk anggaran remunerasi.

“Pada tahun 2013 mendatang Pemerintah berkomitmen untuk memberikan perhatian pada perbaikan kesejahteraan aparatur negara baik PNS maupun TNI dan Polri, serta para pensiunan. Karena itu, Pemerintah akan meneruskan kebijakan pemberian gaji dan pensiun bulan ke-13, yang akan kita bayarkan pada tahun ajaran baru,” katanya.

Reporter : esthi maharani
Redaktur : Heri Ruslan
Wahai para pedagang, sesungguhnya setan dan dosa keduanya hadir dalam jual-beli. Maka hiasilah jual-beli kalian dengan sedekah(HR. Tirmidzi)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Tangkas Bermain Video Game Dapat Beasiswa?
CHICAGO -- Banyak orang tua kurang senang bila putra-putri mereka terlalu banyak bermain video game. Tetapi kebiasaan ini ternyata tidak sepenuhnya merugikan bagi...