Saturday, 1 Muharram 1436 / 25 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Masa Pelunasan Ongkos Haji Sebulan Lagi

Wednesday, 11 July 2012, 20:17 WIB
Komentar : 3
youtube
Ibadah Haji
Ibadah Haji

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA --Masa pelunasan ongkos haji atau biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) tinggal sebulan lagi.Saat ini Kementerian Agama mulai menyosialisasikannya. "Berkaca pada tahun lalu, sosialisasi pelunasan BPIH sudah dimulai Juli. Sedangkan pelunasan BPIH dijadwalkan awal Agustus. Tapi kita upayakan secepatnya mengurus surat edaran Dirjen,"terang Direktur Pelayanan Haji Kemenag Sri Ilham Lubis, Rabu (11/7).

Mekanisme sebelum penerbitan surat tersebut, pihaknya harus meminta persetujuan presiden dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres). Kemudian setelah dibubuhi tanda tangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, barulah Kemenag mengumumkan waktu pelunasan BPIH pada calon jamaah haji secara luas. Edaran dari Dirjen Pelayanan Haji pun dibuat terkait masa pelunasan tahap pertama, sisanya diteruskan di tahap kedua.

Untuk pelunasan, terang Sri, memang dilakukan dua tahap. Tahap kedua dilakukan untuk mengisi porsi yang belum terpenuhi pada tahap pertama. Jika calon jamaah haji tidak melunasi pada tahap kedua, maka otomatis porsi mereka akan dialokasikan untuk tahun depan. "Sementara ini, kita telah melakukan sosialisasi pelunasan BPIH dilakukan setelah penetapan komponen BPIH disetujui oleh DPR,” kata Sri.

Biasanya, sebut Sri, ketentuan dan jadwal pelunasan juga mencantumkan nominal biaya yang harus dibayarkan. Sebagai contoh tahun 2010 lalu dengan nilai setoran awal Rp 20 juta biaya pelunasan sekitar Rp 9.943.000. Biaya pelunasan juga tergantung nilai tukar rupiah terhadap dollar. Tahun ini, nilai rupiah menguat di kisaran Rp 9.200. Namun diperkirakan biaya pelunasan tetap tinggi. Sedangkan teknis pelunasan di bank penerima setoran yang telah ditunjuk.

Reporter : indah wulandari
Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Tidak ada suatu rezeki yang Allah berikan kepada seorang hamba yang lebih luas baginya daripada sabar.((HR Al Hakim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Era Konversi Digital Ancam 'Layar Tancap'
ILLINOIS -- Pada akhir 2013 mayoritas studio film AS telah berhenti mendistribusikan film seluloid dalam format 35 milimeter, membuat berbagai bioskop independen semakin...