Sabtu, 1 Muharram 1436 / 25 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

MUI: Ada Kemungkinan Ganja Diperbolehkan Untuk Medis

Rabu, 11 Juli 2012, 06:03 WIB
Komentar : 2
Republika
KH Amidhan
KH Amidhan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA –- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amidhan, mengatakan penggunaan ganja sebagai bahan pembuatan medis ada kemungkinan diperbolehkan. “Ganja selama ini difatwakan haram karena mengandung zat yang memabukkan. Karena sabda Rasulullah setiap yang memabukan  diharamkan. Jika zat yang memabukkan dalam ganja bisa dihilangkan kemungkinan fatwa akan berubah,” kata Amidhan, kemarin.

Namun, lanjut Amidhan,  penemuan atau penelitian yang membuktikan bahwa kandungan zat memabukkan dalam ganja bisa dihilangkan, tidak serta merta dapat dipercaya. Menurutnya, sebagai seorang muslim, perlu meneliti lagi kebenaran penelitian tersebut.

”Ganja memang sesuatu yang baru karena di zaman Rasullullah tidak ada. Karena itu kita tidak bisa langsung percaya begitu zat saja. Tapi tentu kita akan teliti ulang apakah benar zat memabukan dalam ganja benar-benar hilang,” ujarnya.

Amidhan mencontohkan fatwa haram terhadap konsumsi babi. Babi diharamkan karena tertulis jelas di dalam Alquran. “Ternyata menurut penelitian, babi mengandung cacing pita yang berbahaya bagi kesehatan. Itu adalah hikmah. Bukan berarti, ketika cacing pita dihilangkan, babi menjadi halal,” tutur Amidhan.

Reporter : Fenny Melisa
Redaktur : Dewi Mardiani
Janganlah kalian membenci ayah-ayah kalian. Barang siapa yang membenci ayahnya berarti ia kafir.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Hampir Sama dengan Sistem Pesawat, Pengemudi Truk Ini Bisa 'Selonjoran'
WASHINGTON DC -- Truk biasanya digunakan untuk mengantar barang jarak jauh. Kelelahan selalu menjadi kendala dari pengemudi truk. Akan hal itu Mercedes-Benz menciptakan...