Saturday, 8 Rajab 1434 / 18 May 2013
find us on : 
  Login |  Register

MUI: Ada Kemungkinan Ganja Diperbolehkan Untuk Medis

Wednesday, 11 July 2012, 06:03 WIB
Komentar : 0
Republika
KH Amidhan
KH Amidhan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA –- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amidhan, mengatakan penggunaan ganja sebagai bahan pembuatan medis ada kemungkinan diperbolehkan. “Ganja selama ini difatwakan haram karena mengandung zat yang memabukkan. Karena sabda Rasulullah setiap yang memabukan  diharamkan. Jika zat yang memabukkan dalam ganja bisa dihilangkan kemungkinan fatwa akan berubah,” kata Amidhan, kemarin.

Namun, lanjut Amidhan,  penemuan atau penelitian yang membuktikan bahwa kandungan zat memabukkan dalam ganja bisa dihilangkan, tidak serta merta dapat dipercaya. Menurutnya, sebagai seorang muslim, perlu meneliti lagi kebenaran penelitian tersebut.

”Ganja memang sesuatu yang baru karena di zaman Rasullullah tidak ada. Karena itu kita tidak bisa langsung percaya begitu zat saja. Tapi tentu kita akan teliti ulang apakah benar zat memabukan dalam ganja benar-benar hilang,” ujarnya.

Amidhan mencontohkan fatwa haram terhadap konsumsi babi. Babi diharamkan karena tertulis jelas di dalam Alquran. “Ternyata menurut penelitian, babi mengandung cacing pita yang berbahaya bagi kesehatan. Itu adalah hikmah. Bukan berarti, ketika cacing pita dihilangkan, babi menjadi halal,” tutur Amidhan.

Reporter : Fenny Melisa
Redaktur : Dewi Mardiani
1.660 reads
Dan dirikanlah shalat dan tunaikan zakat. Dan apa-apa yang kamu usahakan dari kebaikan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahalanya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Baqarah [2]:110)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Alhamdulillah, Muslim Samba Terus Bertambah
RIO DE JENEIRO—Apakah ada komunitas Muslim di Brasil. Pertanyaan itu wajar terucap. Ini karena, negeri itu berpenduduk mayoritas Katolik. Tapi jangan salah, di negeri...