Wednesday, 28 Zulhijjah 1435 / 22 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kilang Baru Pertamina Kelar 2018

Tuesday, 10 July 2012, 17:07 WIB
Komentar : 2
desmogblog.com
Kilang minyak/ilustrasi
Kilang minyak/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -– Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengaku optimistis pembangunan dua kilang baru PT Pertamina (Persero) kelar 2018. Meski relokasi belum menemukan wilayah pasti, ia yakin kilang, yang semula dibangun di Balongan Jawa Barat dengan Kuwait Petrolium Corporation dan di Tuban Jawa Timur dengan Saudi Aramco Saudy Company Limited, selesai sesuai target.

“Kita minta 2018 tetap harus sudah selesai,” tegas Dirjen Migas Evita H Legowo saat ditemui wartawan, Selasa (10/7). Menurutnya pembangunan kilang tidak bisa ditunda karena terkait kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) domestik.

Ia pun mengaku kementerian juga sudah menargetkan pihaknya kapan feasibility study (FS) harus selesai dilakukan Pertamina. “Kita targetkan awal 2013 nanti,” jelasnya. Relokasi terpaksa dilakukan Pertamina di Balongan karena melonjaknya harga tanah di wilayah tersebut. Untuk Tuban, kurangnya luas lahan yang akan digunakan untuk pembangunan kilang termasuk petrokimia menjadi penyebab.

Pertamina mengaku kemungkinan besar kedua kilang bakal dipindahkan ke Kalimantan. Meski belum pasti, Pertamina mengatakan sedang meneliti tanah di Bontang Kalimantan Timur seluas 100 ribu hektar yang dimiliki BUMN itu.

Sementara itu, meski relokasi akan dilakukan pembahasan insentif pembangunan kilang ini dengan rekanan Pertamina masih terus berjalan. Evita mengaku pemindahan ini tidak berpengaruh pada pembicaraan yang sudah dilakukan pemerintah.

Khusus untuk insentif Kuwait Petrolium, kata Evita, permintaan insentif masih belum menemukan titik temu. “Permintaan mereka terlalu banyak,” tegasnya. Untuk insentif dengan Saudi Aramco, ia mengatakan insentif masih menunggu joint study.

Reporter : Sefti Oktarianisa
Redaktur : Dewi Mardiani
(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi, barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu akan mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji. Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya. Berbekallah, dan sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan bertakwalah kepada-Ku hai orang-orang yang berakal.(QS:Al Baqarah 197)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Sekilas Cerita Tugas Seorang Ketua MPR RI
 JAKARTA -- Dalam pembukaan Indonesia International Halal Expo (INDHEX) 2014, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Zulkifli Hasan sempat sedikit bercerita tugas ketua MPR...