Friday, 5 Syawwal 1435 / 01 August 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kelabui Petugas, Suami Istri Ini Masukkan Bayi ke Tas

Tuesday, 10 July 2012, 11:48 WIB
Komentar : 0
Pemeriksaan di Bandara
Pemeriksaan di Bandara

REPUBLIKA.CO.ID, SHARJAH-- Petugas bea cukai bandara Sharjah dikejutkan dengan penampakan bayi berusia lima bulan di dalam tas tangan yang melalui mesin Xray. Kedua orangtua bayi diduga tak memiliki visa untuk bayi mereka, sehingga keduanya nekad menyelinapkan bayi mereka dengan memasukannya ke dalam tas.

Kedua pasangan tiba pada hari Jumat (6/7) lalu di bandara. Namun keduanya tak mendapatkan izin terbang karena buah hati mereka yang berusia lima bulan tak memiliki visa. Mereka diminta tinggal di sana hingga kantor visa buka pada hari Ahad.

Namun pada Sabtu pagi, pasangan tersebut mencoba menyelinapkan bayi dengan menempatkannya di dalam tas tangan milik sang istri. Mereka melakukan hal tersebut sesaat setelah pergantian shift petugas keamanan. Mereka berpikir saat itu mereka dapat meloloskan bayi mereka. Sayangnya hal tersebut justru mengejutkan petugas bea cukai bandara, yang mendapati seorang bayi di dalam tas tangan yang melalui mesin Xray.

Pasangan tersebut dikabarkan tinggal secara ilegal di Uni Emirat Arab. Keduanya ingin anak mereka lahir di Mesir, tapi kemudian membawa bayi tersebut kembali bersama mereka.

Pasangan tersebut kini tengah dalam pemeriksaan pihak berwenang. Sementara bayi mereka dalam perawatan petugas medis. Menurut salah seorang petugas polisi, apa yang dilakukan keduanya sangat membahayakan bagi bayi mereka.

Mesin-mesin yang digunakan untuk pemeriksaan bagasi menggunakan Xray. Sinar X tersebut sangat berbahaya bagi orang dewasa, apalagi untuk bayi berusia lima bulan.

Reporter : Gita Amanda
Redaktur : Hafidz Muftisany
Sumber : alarabiya
Siapa yang mengambil hak orang lain walau sejengkal tanah akan dikalungkan hingga tujuh petala bumi(HR Bukhori-Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
ISIS Luncurkan Video Ajakan Jihad
 JAKARTA -- Negara Islam Irak dan Suriah atau ISIS meluncurkan video dengan maksud meminta dukungan kepada warga Indoensia. Dalam video yang diunggah ke youtube tersebut,...