Friday, 27 Safar 1436 / 19 December 2014
find us on : 
  Login |  Register

Alumni Al-Azhar Satukan Potensi untuk Majukan Indonesia

Saturday, 07 July 2012, 18:22 WIB
Komentar : 0
LATIMES
Satu sudut di kompleks Al Azhar, Mesir
Satu sudut di kompleks Al Azhar, Mesir

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kalangan alumni Universitas Al-Azhar Mesir di Indonesia, berupaya menyatukan beragam potensi yang dimilikinya untuk memajukan bangsa Indonesia. Mereka juga berusaha meluruskan kembali ajaran Islam sebagai agama 'rahmatan lil alamin'.

Gubernur NTB yang juga alumni Al-Azhar, Zainul Majdi menuturkan, saat ini terdapat ribuan alumni universitas tersebut dan telah berkiprah diberbagai lini pengabdian. "Melalui pertemuan alumni seperti ini, maka diharapkan berbagai potensi yang ada bisa disatukan untuk bersama-sama memajukan kehidupan bangsa dan negara ini," ujarnya disela-sela Multaqa Nasional II dan Seminar Internasional tentang Moderasi Islam yang diselenggarakan ikatan alumni Al-Azhar di Jakarta, Sabtu (7/7).

Ditegaskannya, para alumni Universitas Al-Azhar Kairo yang tersebar di seluruh tanah air itu, juga telah melakukan inventarisasi masalah yang saat ini berkembang di masyarakat serta umat Islam. Menurutnya, salah satu isu dominan adalah solusi moderasi Islam yang mencoba menjembatani dua pandangan ekstrim yang ada pada umat Islam saat ini, yakni faham radikalisme di satu sisi dan liberalisme pada sisi lainnya.

"Kami para alumni berupaya untuk mengokohkan konsep moderasi Islam ini karena jika pemahaman terhadap Islam keliru, maka berbagai tindakan yang terlahir juga akan keliru," ujar Zainul Majdi yang juga merupakan gubernur termuda se-Indonesia itu.

Bila suara-suara tentang moderasi Islam yang sesungguhnya mayoritas itu terus menerus kalah dibandingkan dengan suara-sura minoritas yang menyerukan radikalisme dan liberalisme, terang Zainul, maka yang tergambar dalam opini publik tentang Islam adalah radikalisme atau liberalisme itu saja. (baca: 'Moderasi Islam Bukan Berarti Bebas Menghina Agama')

Karena itu, masih kata Zainul, kalangan alumni Universitas Al-Azhar berupaya mencari titik tengah dari dua faham yang cenderung merugikan citra Islam tersebut. Selain itu, alumni Universitas Al-Azhar juga berkontribusi bagi umat Islam dan bangsa Indonesia secara keseluruhan.

Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW Islam manakah yang paling baik? Rasulullah bersabda: Memberikan makanan, mengucap salam kepada orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal. (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Polwan Berjilbab Harus Dilindungi Negara
JAKARTA -- Pemakain jilbab untuk polisi wanita hingga kini belum menemukan titik terang. Terkait hal tersebut, Ketua umum Majelis Ulama Indonesia, Din Syamsuddin...