Sabtu, 19 Jumadil Akhir 1435 / 19 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pakar: Taman Bermain Seharusnya Jadi Sarana Belajar

Rabu, 04 Juli 2012, 22:11 WIB
Komentar : 0
Anak-anak sedang bermain di taman bermain (ilustrasi)
Anak-anak sedang bermain di taman bermain (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, TANGSEL -- Pengamat Tata Ruang Kota, Nirwono Joga menyebut, keliru bila menyebut taman bermain anak identik dengan arena permainan. Menurutnya, taman bermain yang ideal itu seharusnya membuat anak dapat bermain dan belajar.

Nirwono menyebut, kesalapahaman itu membuat anak menjadi gemar bermain tapi melupakan belajar. Selanjutnya, terbentuk pemikiran dalam anak-anak bahwa mereka tidak bisa belajar di taman bermain.

"Taman bermain itu seharusnya membuat anak-anak bermain sepeda lalu ia melihat proses konversi energi. Atau anak-anak duduk di bangku taman yang terbuat dari bahan daur ulang, dan melihat panel surya. Itu baru terobosan baru dalam taman bermain," paparnya saat berbincang dengan ROL di Tangerang Selatan, Rabu (4/7).

Karena itu, kata Nirwono, pemahaman tersebut perlu diluruskan. Harapannya, taman bermain dapat menjadi laboratorium pembelajaran.

Reporter : Agung Sasongko
Redaktur : Karta Raharja Ucu
Barang siapa yang memerhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar