Senin, 27 Zulqaidah 1435 / 22 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Effendi Ghazali: Anggota Ribut, Cermin Internal Demokrat

Rabu, 04 Juli 2012, 17:32 WIB
Komentar : 0
Republika/Agung Supriyanto
Effendi Ghazali
Effendi Ghazali

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pakar komunikasi politik dari Universitas Indonesia, Effendi Gazali mengatakan apa yang terjadi pada anggota partai demokrat saat ini adalah cerminan keadaan internal partai itu.

Hal itu diungkapkannya kepada wartawan sesaat setelah menyambangi stand saweran gedung KPK di area gedung KPK, Rabu (4/7).

Effendi mencontohkan Komentar-komentar yang kerap dikeluarkan Ruhut Sitompul disinyalir telah menimbulkan konflik di tubuh Partai Demokrat.

"Apa yang sedang terjadi dengannya (Ruhut Sitompul) merupakan refleksi keadaan di dalam tubuh partai Demokrat," kata Effendi.

Menurutnya konflik dalam tubuh partai penguasa itu akan mengarah pada pelemahan Demokrat atau justru menguatkan citra partai itu sendiri.

Sementara itu terkait dengan saweran untuk gedung baru KPK, Effendi mengatakan ada kecenderungan publik percaya pada KPK.

"Ini semacam uji coba apa keinginan publik bisa dibaca DPR atau tidak. Saya ingin lihat bagaimana DPR menyerap yang sedang terjadi diluar." Tambah Effendi

Reporter : mg02
Redaktur : Hafidz Muftisany
Tiada beriman kepadaku orang yang bermalam (tidur) dengan kenyang sementara tetangganya lapar padahal dia mengetahui hal itu. ((HR. Al Bazzaar))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...