Jumat, 18 Jumadil Akhir 1435 / 18 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Ditjen Pajak Gelar Pelatihan Bela Negara

Minggu, 01 Juli 2012, 13:25 WIB
Komentar : 7
Ditjen Pajak
pela
pela

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) sebagai garda terdepan menghimpun pajak, terus melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kualitas. Berbagai upaya dilakukan untuk mendukung tercapainya target penerimaan pajak yang telah ditetapkan. Perbaikan tak hanya difokuskan pada peraturan, proses bisnis dan teknologi, namun juga pada sumber daya manusia. Mental dan karakter setiap pegawai perlu diperkuat untuk menghadapi tantangan ke depan. Pimpinan Ditjen Pajak menyelenggarakan kegiatan penguatan mental dan karakter melalui pendidikan bela negara bekerja sama dengan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Pelatihan ini digelar Senin, 25 Juni 2012 di Markas Komando Paspampres Bogor. Upacara Pembukaan yang diikuti oleh Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany menandakan secara resmi bahwa Ditjen Pajak menyerahkan sekitar 250 pegawai yang akan mengikuti pendidikan bela negara gelombang pertama. Selama tiga minggu para pegawai Ditjen pajak akan dididik untuk mengenal wawasan kebangsaan, rasa cinta tanah air dan bela negara. “Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengenalan wawasan kebangsaan, rasa cinta tanah air dan bela negara dengan harapan atau tujuan meningkatkan dan menguatkan mental, fisik dan kedisiplinan pegawai Ditjen Pajak, agar memiliki jiwa perjuangan, semangat dan kebanggaan, serta meningkatkan etos kerja yang lebih baik,” ungkap Brigadir Jenderal Denny Kurniadi selaku inspektur upacara.

Dirjen Pajak, Fuad Rahmany berharap pendidikan bela negara ini mampu meningkatkan mental dan karakter setiap pegawai sebagai bekal menjalankan tugas sehari-hari. Ia menyatakan pegawai pajak  ingin meneladani semangat, mental dan karakter bela negara dari korps Tentara Nasional Indonesia yang kuat dan tegar. “Sifat pekerjaan Ditjen Pajak membutuhkan suatu karakter disiplin, santun, tegas, dan tangguh,” katanya.

Ditjen Pajak memang memiliki tugas yang besar karena target penerimaan pajak semakin meningkat setiap tahunnya. Berbagai upaya dilakukan agar realisasi penerimaan pajak setiap tahunnya tercapai, bahkan melebihi target yang ditetapkan. Tahun lalu, penerimaan pajak tidak mencapai target yang ditetapkan, oleh karena itu, Fuad menegaskan perlu adanya motivasi dan semangat untuk bekerja keras kepada pegawai Ditjen Pajak agar dapat meningkatkan penerimaan pajak.

Beberapa peserta pendidikan bela negara angkatan pertama ini menyatakan bahwa kegiatan pendidikan bela negara ini sangat bermanfaat untuk mereka. “Saya sangat mendukung sekali adanya pelatihan ini. Luar biasa.  Semoga Ditjen Pajak semakin baik. Dengan kegiatan ini kita benar-benar dibentuk untuk memiliki rasa kebersamaan yang tinggi,” ungkap Nafis, pegawai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Tangerang.

Tidak kalah dengan pegawai pria, pegawai wanita juga menikmati keikutsertaannya selama pendidikan berlangsung. Meskipun latihan yang dijalani lebih mengutamakan kekuatan mental dan fisik, namun semangatnya tidak kalah. Mereka tampak antusias karena mendapat hal-hal baru yang nantinya sangat bermanfaat sebagai modal ke depannya. “Mendapatkan banyak hal dan saya belajar hal-hal baru disini,” kata Sakiyakerti,  pegawai dari KPP Pratama Serang. Mari kita dukung peningkatan dan penguatan karakter pegawai Ditjen Pajak melalui pendidikan bela Negara! (adv)

 

       

 

Redaktur : M Irwan Ariefyanto
Sumber : ditjen pajak
Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu((QS. An Nisa 4 : 29).)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  Bambang Jumat, 6 Juli 2012, 17:25
Korelasinya apa, baris berbaris dengan karakter, nasionalisme, dan kualitas SDM? Aneh dan menggelikan!!
  komen Jumat, 6 Juli 2012, 14:31
bapak dan ibu ditjen pajak, yang harus dilawan adalah nafsu serakah yang ada pada diri kita jadi latihan ini ngga arti kalau untuk bela negara
  newman Kamis, 5 Juli 2012, 05:43
Yang ngelatihnya aja g cinta tanah air apa lagi yg dilatih. cuma buang2 anggaran negara aja
  Ary Rahmat Hariadi Rabu, 4 Juli 2012, 21:26
Sebenarnya cinta tanah air dan bela negara sudah habis dipelajari di Pendidikan Kewarganegaraan di tingkat sekolah, tapi jika memang itu bisa memperbaiki kinerja para "punggawa pajak" maka mari kita sama-sama berdo'a semoga kegiatan ini bisa tepat sasaran.
  zzzzzzz Rabu, 4 Juli 2012, 17:33
teori...
terlalu ribet utk urusan pajak...
ga smua uang pajak utk pembangunan..meski di gaji besar para pegawainya, tetap saja mereka mencari celah utk uang di luar penghasilan yg ditetapkan alias nguntit.

  VIDEO TERBARU
Mahathir Kunjungi Mega, Mahathir: Mega Sahabat Lama Saya
JAKARTA -- Mantan perdana menteri Malaysia, Mahathir Mohamad mengunjungi kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar Nomor 27A, Menteng, Jakarta Pusat (14/4). Berikut video...