Monday, 6 Zulqaidah 1435 / 01 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

'Lionel Messi' Cilik dari Indonesia beraksi di Depan Guardiola

Saturday, 30 June 2012, 20:41 WIB
Komentar : 5
Republika/Adhi Wicaksono
  Mantan pelatih sekaligus mantan pemain FC Barcelona Josep
Mantan pelatih sekaligus mantan pemain FC Barcelona Josep "Pep" Guardiola hadir dalam sebuah acara televisi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (30/6).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Adalah Tristan Alif Naufal, bocah kecil yang dijuluki si kecil Lionel Messi dari Indonesia ini beruntung dapat bertatap muka langsung dengan mantan pelatih Barcelona, Joseph 'Pep' Guardiola.

Keduanya bertemu dalam sebuah acara talk show salah satu siaran televisi swasta di Kebon Jeruk, Jakarta, Sabtu (30/6).

Tristan tidak hanya bersapa dan berjabat tangan langsung dengan Pep Guardiola. Bocah yang tercatat sebagai murid Sekolah Sepakbola Liverpool FC International Football Academy ini menunjukkan aksi gesitnya mengolah bola di hadapan Pep.

Melihat kebolehan Tristan mengolah si kulit bundar, pelatih berkepala plontos itu pun sempat terkesima. Mengenakan kemeja kotak-kotak, Pep bahkan berkelakar bisa saja suatu hari Tristan mendapat tawaran dari Barcelona. "Barcelona akan buat tawaran untuk dia (Tristan)," seloroh dia.

Pelatih asal Spanyol ini tidak lupa berpesan kepada Tristan untuk terus berlatih sepak bola. Menurut Pep, seorang pemain bisa menjelma jadi bintang sepak bola jika terus berlatih keras dan hidup untuk sepak bola.

"Dia (Tristan) masih seorang anak kecil. Dia punya bakat untuk menguasai bola dengan kedua kakinya karena kaki kanan dan kirinya bagus. Tapi, harus sering latihan baik di jalanan, rumah atau pun sekolah," kata Pep.

Sebagai mantan pelatih klub papan atas dunia, Pep Guardiola mengatakan jika seorang pemain muda ingin menjadi pemain bintang dunia harus memiliki beberapa kriteria khusus. "Yang terpenting dalam memoles bakat pemain muda itu, mereka harus mengerti permainan, mengasah skill, dan punya passion. Jadi, bisa mencapai prestasi yang tinggi," papar pria berusia 41 tahun ini.

Bahkan, pria yang sempat merumput bersama klub di Qatar ini menuturkan, semasa kecil dirinya banyak berlatih mengolah si kulit bundar. Pep juga tidak pernah menyangka ia bisa menjelma jadi legenda sepak bola. "Saya tidak pernah membayangkan sejak kecil bisa seperti ini. Dulu itu saya hanya terus berlatih menjadi yang terbaik. Termasuk saat ketika menjadi seorang pelatih, saya terus berusaha keras," cerita Guardiola.




Reporter : Citra Listya Rini
Redaktur : Chairul Akhmad
Pulanglah pada istrimu, bila engkau tergoda seorang wanita (HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Inter Milan Gasak Stjarnan
MILAN -- Inter Milan tumbangkan Stjarnan dengan skor teak 6-0 dalam play-off second leg Liga Eropa di Stadion San Siro,  Jumat (29/8). Inter yang...