Senin, 6 Zulqaidah 1435 / 01 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

'Saweran KPK tidak Melanggar Undang-Undang'

Sabtu, 30 Juni 2012, 12:42 WIB
Komentar : 1
antara
Koin Untuk KPK Seorang pengendara mobil memasukan uang ke dalam kotak sumbangan yang dibawa aktivis dari Komite Penyelidikan Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KP2KKN), saat berlangsung penggalangan dana
Koin Untuk KPK Seorang pengendara mobil memasukan uang ke dalam kotak sumbangan yang dibawa aktivis dari Komite Penyelidikan Pemberantasan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KP2KKN), saat berlangsung penggalangan dana "Koin untuk KPK", di Semarang, Jateng, Ka

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kordinator Koalisi Masyarakat Sipil Asep Iwan Iriawan menilai, penggalangan koin untuk gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menyalahi undang-undang. Menurut dia, saweran itu merupakan hibah dan bukan gratifikasi seperti yang dilontarkan sebagian kalangan.

“Kalau gratifikasi itu kan ada unsur penyalahgunaan jabatan. Kalau ini kan bentuknya hibah kepada institusi bukan perorangan,” kata dia dalam diskusi di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6).

Mantan hakim ini mencontohkan pengalamannya saat masih bertugas di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Kala itu ruang yang ada kurang representatif untuk menggelar persidangan. Maka, ia dan rekan-rekannya sesama hakim melakukan iuran bersama untuk mengadakan sejumlah fasilitas interior.

“Kami patungan untuk beli AC dan beberapa fasilitas lain. Dan itu tidak masalah,” tuturnya.

Menurut Asep, saweran itu merupakan simbol keprihatinan masyarakat terhadap penegakkan hukum di Tanah Air. Penggalangan dana itu juga merupakan bentuk kepercayaan dan dukungan masyarakat terhadap KPK.


Reporter : Adi Wicaksono
Redaktur : Hazliansyah
Sesungguhnya seorang pemimpin itu merupakan perisai, rakyat akan berperang di belakang serta berlindung dengannya. Bila ia memerintah untuk takwa kepada Allah azza wa jalla serta bertindak adil, maka ia akan memperoleh pahala. Namun bila ia memerintah dengan selainnya, maka ia akan mendapatkan akibatnya.(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Inter Milan Gasak Stjarnan
MILAN -- Inter Milan tumbangkan Stjarnan dengan skor teak 6-0 dalam play-off second leg Liga Eropa di Stadion San Siro,  Jumat (29/8). Inter yang...