Wednesday, 26 Ramadhan 1435 / 23 July 2014
find us on : 
  Login |  Register

Mau Bikin Akta Kelahiran? Harap Jauhi yang Satu Ini

Thursday, 28 June 2012, 02:08 WIB
Komentar : 14
birth-certificate.biz
Akta kelahiran/ilustrasi
Akta kelahiran/ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG---Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mengimbau agar masyarakat yang mengurus akta kelahiran berusia di atas satu tahun melalui sidang pengadilan tidak lewat calo supaya biayanya tidak mahal.

"Mengurus akta kelahiran melalui sidang pengadilan bagi pemohon akta kelahiran berusia di atas satu tahun itu sebenarnya tidak mahal, asalkan tidak melalui calo," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Karawang, Eka Sanatha.

Ia menilai, anggapan masyarakat kalau mengurus akta kelahiran melalui sidang pengadilan bagi pemohon akta kelahiran berusia di atas satu tahun itu mahal sangat keliru. Sebab jika dijumlahkan, pemohon hanya mengeluarkan biaya sebesar Rp 281 ribu.

Biaya yang harus dikeluarkan dengan total Rp 281 ribu itu diantaranya ialah untuk biaya sidang sebesar Rp 141 ribu, biaya pengacara dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang Rp 100 ribu, dan sisanya untuk membayar stempel Kantor Pos.

"Jika pemohon akta kelahiran yang usianya diatas satu tahun itu tidak melalui calo, biaya yang dikeluarkan hanya Rp 281 ribu. Jadi tidak benar kalau biaya mengurus akta kelahiran bagi pemohon berusia diatas satu tahun itu dianggap mahal, hingga RP 1 juta," katanya.

Dikatakannya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Karawang sudah menyebarkan surat edaran kepada masyarakat terkait biaya-biaya yang harus dikeluarkan bagi pemohon pembuatan akta kelahiran yang berusia diatas satu tahun.

Hal tersebut dilakukan agar masyarakat mengetahui secara jelas biaya yang harus dikeluarkan saat mengurus akta kelahiran.

Baik mengurus sendiri atau melalui calo, kata Eka, prosedur sidang penetapan akta kelahiran oleh pengadilan itu sama, yakni harus melalui sidang di Pengadilan Negeri setempat. Atas hal itu ia menyarankan agar masyarakat tidak mengurus pembuatan akta kelahiran melalui calo.

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : Antara
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
H-3 Puncak Arus Mudik di Gerbang Tol Cikampek
CIKAMPEK --Gerbang tol Cikampek mencatat mulai ada pelonjakan kendaraan. Andri Yusuf, Kepala Gerbang Pintu Tol Cikampek menerangkan ada peningkatan hingga 4000 kendaraan pada...