Saturday, 29 Ramadhan 1435 / 26 July 2014
find us on : 
  Login |  Register

Triomacan2000 Ngaku ke Bareskrim Laporkan JAM Was

Tuesday, 26 June 2012, 09:57 WIB
Komentar : 2
twitter
Akun Triomacan2000
Akun Triomacan2000

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Pemilik akun twitter Triomacan2000 menepati janjinya untuk mendatangi Bareskrim Polri terkait laporan Jaksa Agung Muda Pengawas Kejaksaan Agung, Marwan Effendy pada Selasa (26/6). Dalam kicauan-kicauannya di twitter, ia mengaku telah bertemu petinggi-petinggi di Bareskrim Polri selama satu jam.

"Sudah selesai ketemu senior-senior tadi di Mabes (Polri). Sudah kelar tadi jam 9an," kata pemilik akun twitter Triomacan2000, Selasa (26/6).

Ia mengaku telah datang ke Bareskrim Polri sebelum pukul 08.00 WIB. Karena Kapolri, Jenderal Polisi Timur Pradopo baru mulai bekerja pada jam tersebut. Ia juga mengaku kerap mengunjungi Bareskrim Polri sekitar tiga kali dalam seminggu.

"Dari dulu, saya senang silaturahmi dengan senior-senior di sana (Bareskrim Polri)," ujarnya lagi.

Para follower akun itu pun mempertanyakan apa saja yang dibicarakan pemilik akun twitter Triomacan2000 dengan petinggi-petinggi Bareskrim Polri, ia mengatakan tidak banyak yang dibahas. Ia juga diminta untuk melaporkan kembali ke Direktorat III Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri.

Pasalnya ia juga membawa data-data tentang penggelapan barang bukti kasus korupsi BRI sebesar Rp 500 miliat yang dilakukan JAM Was, Marwan Effendy. Ia memang berencana akan melaporkan balik Marwan Effendy.

"Insya Allah lanjut, saya disuruh lapor ke Dit Tipikor Bareskrim Polri untuk kasus korupsinya ME (Marwan Effendy)," ucapnya.

"Secara resmi belum kita laporkan, masih ngobrol-ngobrol ringan dulu," tegasnya.

Reporter : Bilal Ramadhan
Redaktur : Hafidz Muftisany
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Masa Depan Ekonomi Indonesia di Era Jokowi
WASHINGTON -- Salah satu tantangan terberat bagi Presiden RI Terpilih Joko Widodo adalah menciptakan pertumbuhan ekonomi di tengah berbagai kendala struktural....