Jumat, 24 Zulqaidah 1435 / 19 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Fokker 27 Setop Beroperasi

Senin, 25 Juni 2012, 15:01 WIB
Komentar : 0
Fokker 27
Fokker 27

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Kadispen AU), Marsma TNI Azman Yunus, mengatakan, saat ini pihaknya tidak akan mengoperasikan pesawat latih terbang dengan jenis Fokker F-27. 

Hal itu, kata dia, dilakukan sembari menunggu hasil identifikasi terkait jatuhnya salah satu pesawat Fokker, Kamis (21/6) pekan lalu. TNI AU, kata Azman, juga kini tengah menunggu datangnya CN-295 sebagai pesawat pengganti. 

"Saat ini, Fokker 27 tidak beroperasi sampai identifikasi selesai dan CN-295 datang," kata Azman, Senin (26/6). Ini berarti lima Fokker-27 yang hingga kini masih dimiliki TNI AU setop beroperasi.

Azman sebenarnya berharap pesawat buatan Anthony Fokker itu tidak lagi dioperasikan. Sebab, pihaknya juga telah mengusulkan pembaharuan terhadap pesawat yang sudah tidak layak terbang karena faktor usia.

Menurut dia, tim investigasi yang beranggotan sejumlah pakar Fokker 27 dan berasal dari TNI AU itu, diperkirakan membutuhkan waktu selama tiga bulan untuk menyelesaikan penyelidikan.

Karena itu, Azman mengaku belum bisa memberikan penjelasan perihal asal muasal jatuhnya pesawat yang sedikitnya menewaskan 10 orang tersebut. 

Tim tersebut, kata dia, akan melaksanakan tugas tanpa ada intervensi dari sejumlah pihak, termasuk TNI AU. "Mereka kerja tanpa ada tekanan dari siapapun," katanya.

Sementara soal bagaimana cara mengidentifikasi, menurut Azman, dikarenakan sumber daya manusia yang berada di tim investigasi tersebut merupakan pakar dibidangnya, maka puing-puing dan lokasi jatuhnya pesawat akan menjadi bukti penguat.

"Tim itu ada dokter, pakar mesin, pakar operasi, inspektorlah sebutannya," kata Azman lagi.

Reporter : Ahmad Reza Safitri
Redaktur : Yudha Manggala P Putra
Seorang wanita masuk neraka karena mengikat seekor kucing tanpa memberinya makanan atau melepaskannya mencari makan dari serangga tanah((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...