Selasa, 3 Safar 1436 / 25 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Rumah Mantan Petinggi GAM Dilempar Granat, Siapa Pelakunya?

Senin, 25 Juni 2012, 12:30 WIB
Komentar : 1
Antara/ Yusran Uccang
Granat (ilustrasi)
Granat (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH---Aparat kepolisian menyelidiki kasus penggranatan terhadap rumah Zakaria Saman, mantan petinggi GAM, di komplek perumahan Villa Citra Lestari Kampung Pineueng, Kota Banda Aceh, Senin pagi.
"Kita sedang menyelidi kasus itu, termasuk motif dan pelaku dari pelaku teror yang terjadi pukul 04.30 WIB," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes (Pol) Gustav Leo di Banda Aceh, Senin.

Sementara pada Senin sekitar pukul 14.00 WIB, Mendagri Gamawan Fauzi akan melantik gubernur dan wakil gubernur Aceh terpilih pasangan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf di gedung DPRA di Kota Banda Aceh.
Informasi sementara menyebutkan bahwa pelakunya diperkirakan bersepeda motor, dan lemparan granat tersebut mengenai lokasi parkir rumah Zakaria Saman yang kini tercatat sebagai penasehat Partai Aceh, partai politik lokal sebagian besar pengurusnya adalah mantan anggota GAM.

Gubernur dan wakil gubernur terpilih pasangan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf yang akan dilantik Mendagri itu diusung Partai Aceh untuk masa jabatan periode 2012-2017.
Meski tidak ada korban jiwa, namun ledakan granat tersebut berakibat satu unit mobil mengalami kerusakan serius selain juga merusakkan kanopi dan serpihan granat mengenai dinding rumah kontrakan Zakaria Saman.
"Kita masih melakukan pengejaran dengan harapan agar kasus itu bisa segera terungkap dan pelakunya tertangkap," kata Gustav Leo menambahkan.

Sementara itu, pengamanan Kota Banda Aceh dan sekitarnya diperketat menjelang pelantikan gubernur dan wakil gubernur Aceh terpilih pada pilkada 9 April 2012.
Kombes Gustav Leo membenarkan pihaknya kepolisian memperketat pengamanan wilayah yang dibantu satuan TNI khususnya di Kota Banda Aceh pascapelemparan granat itu.
Di kantor gubernur Aceh misalnya, pengamanan ikut melibatkan santuan TNI bersenjata lengkap di sejumlah titik kantor tersebut.

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : antara
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Baru 10 Persen Tergarap, Wisata Lombok Masih Kalah Dari Bali
JAKARTA -- Lombok memang sudah menjadi destinasi wisata tersohor di Indonesia. Akan tetapi Lombok masih kalah tenar dengan tempat wisata yang ada di...