Senin, 25 Juni 2012, 12:30 WIB

Rumah Mantan Petinggi GAM Dilempar Granat, Siapa Pelakunya?

Red: Endah Hapsari
Antara/ Yusran Uccang
Granat (ilustrasi)
Granat (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH---Aparat kepolisian menyelidiki kasus penggranatan terhadap rumah Zakaria Saman, mantan petinggi GAM, di komplek perumahan Villa Citra Lestari Kampung Pineueng, Kota Banda Aceh, Senin pagi.
"Kita sedang menyelidi kasus itu, termasuk motif dan pelaku dari pelaku teror yang terjadi pukul 04.30 WIB," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes (Pol) Gustav Leo di Banda Aceh, Senin.

Sementara pada Senin sekitar pukul 14.00 WIB, Mendagri Gamawan Fauzi akan melantik gubernur dan wakil gubernur Aceh terpilih pasangan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf di gedung DPRA di Kota Banda Aceh.
Informasi sementara menyebutkan bahwa pelakunya diperkirakan bersepeda motor, dan lemparan granat tersebut mengenai lokasi parkir rumah Zakaria Saman yang kini tercatat sebagai penasehat Partai Aceh, partai politik lokal sebagian besar pengurusnya adalah mantan anggota GAM.

Gubernur dan wakil gubernur terpilih pasangan Zaini Abdullah dan Muzakir Manaf yang akan dilantik Mendagri itu diusung Partai Aceh untuk masa jabatan periode 2012-2017.
Meski tidak ada korban jiwa, namun ledakan granat tersebut berakibat satu unit mobil mengalami kerusakan serius selain juga merusakkan kanopi dan serpihan granat mengenai dinding rumah kontrakan Zakaria Saman.
"Kita masih melakukan pengejaran dengan harapan agar kasus itu bisa segera terungkap dan pelakunya tertangkap," kata Gustav Leo menambahkan.

Sementara itu, pengamanan Kota Banda Aceh dan sekitarnya diperketat menjelang pelantikan gubernur dan wakil gubernur Aceh terpilih pada pilkada 9 April 2012.
Kombes Gustav Leo membenarkan pihaknya kepolisian memperketat pengamanan wilayah yang dibantu satuan TNI khususnya di Kota Banda Aceh pascapelemparan granat itu.
Di kantor gubernur Aceh misalnya, pengamanan ikut melibatkan santuan TNI bersenjata lengkap di sejumlah titik kantor tersebut.

Sumber : antara