Friday, 7 Muharram 1436 / 31 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Soeripto: Daftar Rekam Konflik Pemicu Disintegrasi Bangsa

Sunday, 24 June 2012, 16:47 WIB
Komentar : 2
Republika
Soeripto (kanan)
Soeripto (kanan)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pengamat intelijen dan politik, Soeripto menjabarkan beberapa konflik yang ditengarai memicu disintegrasi bangsa yang diprediksi akan memuncak pada 2013. Berikut Beberapa konflik serta peristiwa yang disampaikan, Ahad (24/6), di Bandung:

1. Konflik kekerasan SARA di Ciketing, Bekasi
2. Koflik kekerasan Pilkada Toli-toli, Sulawesi Tengah
3. Aksi kekerasan antar warga di Sulawesi Selatan, 11 Januari 2010 (sengketa tanah)
4. Aksi kekeraan Sara di Cikeusik, 2 Februari 2011 (Kasus AHmadiyah)
5. Aksi kekerasan Pilkada Mojokerto dan Kabupaten Puncak, Papua 8 Agustus 2011
6. Aksi kekerasan di AMon, 11 September 2011
7. Aksi anarkis Buruh di Batam dan Cimahi, November 2011
8. Kerusuhan berdarah di PT Freeport, Oktober 2011
9. Aksi kekerasan dan kerusuhan di Mesuji, Lampung, 1997-sekarang
10. Aksi kekerasan di Pilgub Aceh
11. Aksi kekerasan berdarah di Bima NTB, 29 Desember 2011
12. Aksi anarkisme di Sampang, Madura, 29 Desember 2011
13. Aparat vs Kepolisian di sejumlah daerah seperti Riau, Sumatra Utara, Jambim Sumsel, Sumbar, Lampung, dan beberapa aksi demonstrasi di Jakarta

Sejumlah perseteruan yang terjadi:

1. SBY dengan Ormas Islam (Kasus statement SBY ingin membubarkan FPI)
2. Perseteruan SBY dengan tokoh lintas agama (dalam isu kebohongan publik)
3. Perseteruan SBY dengan masyarakat Yogyakarta (dalam isu keistimewaan Yogyakarta)
4. Perseteruan BPK dengan SBY (kasus dugaan penyimpangan APBN 2004-2011 Rp 103 T)
5. Perseteruan di Setgab
6. Perseteruan TNI Polri (6 Juli 2011 Maluku, RUU keamanan nasional)
7. Sengketa Idonesia- Malaysia (isu perbatasan dan klaim budaya)

Reporter : Angga Indrawan
Redaktur : Dewi Mardiani
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Pembahasan Presiden Rwanda dan Ketua DPD RI
JAKARTA --  Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman kedatangan Presiden Rwanda, Paul Kagame di Komplek Parlemen Senayan, Jumat (31/10). Ada beberapa hal...