Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Konsumen Malaysia Rebutan Mukena dan Bordiran Pariaman

Sabtu, 23 Juni 2012, 20:31 WIB
Komentar : 0
Mukena dan Bordiran Pariaman
Mukena dan Bordiran Pariaman

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU - Produksi mukena dan bahan baju bordiran produk UKM Alimah Bordir Pariaman, merambah pasar Malaysia mulai dengan harga Rp 200 ribu hingga Rp 2,5 juta per unit.

"Mukena dan bordiran ini diminati konsumen di Malaysia karena memiliki khas bordiran bunga melati, atau motif anggur dan kerancang, khas produksi UKM Pariaman," kata Alimah pemilik UKM Alimah Bordir di arena Pekanbaru Expo, Sabtu (23/6).

Sementara itu, produksi mukena dan bahan bordiran yang dibawa melalui sejumlah pedagang yang menjadi langganan tetap UKM Alimah Bordir, berasal dari pedagang Pekanbaru dan Sumatera Barat.

Selain itu, produksi UKM Alimah diminati konsumen asal Malaysia juga melalui pembelian pada toko-toko cendera mata di Padang, Bukittinggi, toko Silungkang di provinsi Sumatera Barat, Pekanbaru, Batam da Jakarta.

"Sejak mulai berdirinya UKM ini, kami sudah memproduksi jutaan lembar mukena dan bahan bordiran dan hingga kini masih terus banjir pesanan," katanya.

Akan tetapi dalam memenuhi pesanan ia kesulitan karena susah mendapatkan kembali tenaga terampil khusus menjahit mukena dan bordiran.

Penyebabnya, gempa 2009 telah mengakibatkan banyak rumah penduduk runtuh dan menimpa banyak penghuninya termasuk ibu-ibu yang terampil dan ahli menjahit mukena dan bahan bordiran.

Dengan kondisi demikian, katanya, produksi beberapa tahun pascagempa 2009, jumlah produksi usahanya mengalami penurunan.

Solusi sementara, terpaksa tenaga ahli dikumpulkan kembali dengan cara mencari ke kecamatan-kecamatan dalam Kabupaten Pariaman yang dulu sempat beristirahat untuk kembali membordir.

"Dulu sebelum gempa, UKM Alimah memilik banyak pekerja, sedangkan sekarang hanya tinggal 20 pekerja," katanya UKM milik juga membuat bordiran dengan bahan dasar baju sutera. Bordiran bahan sutera dihargai Rp 1,5 juta per lembar.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
“Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu sesudah meneguhkannya….”(QS An-Nahl: 91)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Tokoh Perubahan 2013, Inspirasi Indonesia
JAKARTA -- Republika menganugerahkan gelar Tokoh Perubahan 2013 kepada beberapa tokoh yang memberi inspirasi pada Indonesia. Untuk tahun ini tokoh yang mendapat gelar...