Jumat, 7 Muharram 1436 / 31 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Menkes Berharap Korban Kritis Fokker Bisa Selamat

Kamis, 21 Juni 2012, 23:41 WIB
Komentar : 0
Youtube
Menkes, Nafsiah Mboi
Menkes, Nafsiah Mboi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi menyampaikan rasa dukanya yang begitu dalam kepada keluarga korban jatuhnya pesawat Fokker 27 milik TNI AU di Halim Perdanakusumah, Jakarta, Kamis.

"Kami turut berduka cita, memang sangat menyedihkan melihatnya, apalagi keluarga yang ditinggalkan masih muda-muda," kata Nafsiah usai melawat ke Rumah Sakit Pusat TNI AU (RSPAU) dr. Esnawan Antariksa, sekitar pukul 20.30 WIB, Kamis malam.

Menkes Nafsiah mengatakan, musibah jatuhnya pesawat buatan Belanda itu memang luar biasa. Namun dia mengharapkan agar keluarga korban sabar dan ikhlas atas kehilangan mereka. "Kami melihat masih ada satu orang yang dalam kondisi kritis tadi, semoga beliau selamat," kata Menkes.

Menurut Menkes, seluruh jenazah korban meninggal bisa dikenali dan utuh, meski mengalami luka yang cukup parah. "Hampir sebagian besar (meninggal) karena luka di kepala, ada juga anak-anak yang memar kepalanya karena tertimpa benda keras," katanya.

Sementara itu Karumkit RSPAU, Kolonel Kes Benny Tumbelaka, yang mendampingi Menkes saat memberikan keterangan pers menolak berkomentar lebih jauh terkait kondisi terakhir korban. "Kita sedang mengupayakan yang terbaik untuk semua," kata Kolonel Benny singkat.

Pesawat jenis Fokker 27 milik TNI AU yang take off sekitar pukul 13.10 WIB dari Lanud Halim Perdanakusuma dan jatuh di Komplek Perum Lanud Halim sekitar pukul 14.44 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun sejauh ini, terdapat 23 korban akibat kecelakaan pesawat yang sedang melakukan latihan itu, dengan 10 di antaranya dinyatakan meninggal.

Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara
Seorang wanita masuk neraka karena mengikat seekor kucing tanpa memberinya makanan atau melepaskannya mencari makan dari serangga tanah((HR. Bukhari))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
'Satu Satu Aku Sayang Ibu,' Siswa SD di Amerika Bernyanyi dan Bermain Angklung
WASHINGTON DC -- Sekitar 200 siswa SD dari tiga negara bagian di Amerika mempergelarkan musik angklung di Washington DC. Mereka tampil dalam rangkaian...