Kamis, 5 Safar 1436 / 27 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Wow, Pegawai Pajak Harus Ikut Wajib Militer

Selasa, 19 Juni 2012, 11:46 WIB
Komentar : 7
Yudhi Mahatma/Antara
Sejumlah petugas pajak melayani  pengisian dan penyerahan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Wajib Pajak.
Sejumlah petugas pajak melayani pengisian dan penyerahan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Wajib Pajak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Direktorat Jenderal Pajak mewajibkan pegawainya melakukan wajib militer. Pelatihan ala militer ini dilakukan untuk meningkatkan integritas pegawai pajak.

Kepala Humas Pajak, Dedi Rudaedi menyatakan, langkah ini adalah bagian dari proses reformasi birokrasi yang sedang dan terus berlangsung. “Untuk itu, yang kita garap tentu lebih ke dalam dulu, biar SDM dirjen pajak memiliki integritas,” ujarnya, Selasa (19/6).

Pelatihan akan memakan waktu sekitar dua minggu. Kewajiban tersebut akan diberlakukan pada tahun ini. Untuk tahap awal, hanya petugas di bagian frontliner yang diwajibkan. “Secara bertahap kita lakukan, hingga semua pegawai mendapatkan pelatihan itu,” katanya.

Sekarang Dirjen Pajak punya 32 ribu orang pegawai yang bertanggung jawab atas pajak seluruh wajib pajak yang jumlahnya jutaan yang tersebar di wilayah Indonesia yang sangat luas. “Bedakan dengan di Jepang yang pegawai pajaknya mencapai 56 ribu. Padahal negaranya sudah maju, geografisnya kecil, IT-nya bagus,” kata Dedi.

Reporter : Fitria Andayani
Redaktur : Endah Hapsari
Rasulullah SAW bersabda:"Tidak akan masuk neraka orang yang shalat sebelum terbitnya matahari dan sebelum terbenamnya, yakni shalat subuh dan ashar."( HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Pembangunan Tekan Populasi Satwa Liar
JAKARTA -- Senior Advisor World Wildlife Fund (WWF) Indonesia, Prof Ir H Hadi S. Alikodra menuturkan pertumbuhan dan pembangunan yang pesat banyak memberikan...