Kamis, 24 Jumadil Akhir 1435 / 24 April 2014
find us on : 
  Login |  Register

Wow, Pegawai Pajak Harus Ikut Wajib Militer

Selasa, 19 Juni 2012, 11:46 WIB
Komentar : 7
Yudhi Mahatma/Antara
Sejumlah petugas pajak melayani  pengisian dan penyerahan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Wajib Pajak.
Sejumlah petugas pajak melayani pengisian dan penyerahan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Wajib Pajak.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Direktorat Jenderal Pajak mewajibkan pegawainya melakukan wajib militer. Pelatihan ala militer ini dilakukan untuk meningkatkan integritas pegawai pajak.

Kepala Humas Pajak, Dedi Rudaedi menyatakan, langkah ini adalah bagian dari proses reformasi birokrasi yang sedang dan terus berlangsung. “Untuk itu, yang kita garap tentu lebih ke dalam dulu, biar SDM dirjen pajak memiliki integritas,” ujarnya, Selasa (19/6).

Pelatihan akan memakan waktu sekitar dua minggu. Kewajiban tersebut akan diberlakukan pada tahun ini. Untuk tahap awal, hanya petugas di bagian frontliner yang diwajibkan. “Secara bertahap kita lakukan, hingga semua pegawai mendapatkan pelatihan itu,” katanya.

Sekarang Dirjen Pajak punya 32 ribu orang pegawai yang bertanggung jawab atas pajak seluruh wajib pajak yang jumlahnya jutaan yang tersebar di wilayah Indonesia yang sangat luas. “Bedakan dengan di Jepang yang pegawai pajaknya mencapai 56 ribu. Padahal negaranya sudah maju, geografisnya kecil, IT-nya bagus,” kata Dedi.

Reporter : Fitria Andayani
Redaktur : Endah Hapsari
Dan janganlah kamu campur-adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu sedang kamu mengetahui.(QS Al-Baqarah: 42)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar
  minak Kamis, 28 Juni 2012, 13:04
hehe malah bikin korupsi baru,
yakin gak di markup tuh dana pelatihannya? trus yang ngelatih apa dijamin bersih? ingat di PLN jatim, panitia DiKLATNYA malah kesangkut korupsi dana diklat belanegara
  Belanegara Indonesiaku Kamis, 21 Juni 2012, 15:23
utamakan penanaman cinta tanah air cinta bangsa dan negara, pembentukan layolitas tuk negara dan bangsa, motivasi kerja tuk bangsa dan negara.
  rendy Rabu, 20 Juni 2012, 04:32
maksudnya nnti biar pegawainya jadi garang klo nagih pajak, sama kaya debtkolektor klo nagih bawa pistol yg ga bayar pajak di DOR!..
  rosid Rabu, 20 Juni 2012, 00:29
Kalau wajib militer insa Alloh ridlo.Tapi kalau wajib koropsi itu jahanam jaminannya.
  sank Selasa, 19 Juni 2012, 21:30
baiknya pelatihan SPRIRITUAL pak, biar pada Jujur....

  VIDEO TERBARU
MUI Harapkan PPP Islah
JAKARTA -- Internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) alami perselisihan. Akan hal tersebut, Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta PPP untuk segera melakukan Islah. "Pada forum...