Sabtu, 1 Muharram 1436 / 25 Oktober 2014
find us on : 
  Login |  Register

Timika Kembali Rusuh, Empat Polisi Tewas

Senin, 18 Juni 2012, 20:15 WIB
Komentar : 3
faculty.kutztown.edu
Salah satu sudut kota Timika, Papua.
Salah satu sudut kota Timika, Papua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA - Sebanyak empat anggota Polri yang bertugas di jajaran Polres Mimika, Senin (18/6) terluka dalam insiden kerusuhan yang terjadi di kawasan Kwamki Lama, Timika. Rinciannya, Briptu Darmawan Nababan terkena panah dipunggung, Briptu Jerlisman Situmorang terserempet , Briptu Ryan kena panah dibagian betis dan Briptu Eduardo tertembak senapan angin.

Kerusuhan itu merupakan kelanjutan pertikaian dua kelompok masyarakat yakni antara kampung Harapan (kampung atas) dengan kampung Amole (kampung tengah) yang diawali dengan kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi 21 Mei.  Saat itu kerusuhan menewaskan warga kampung Harapan.

Akibatnya warga kampung Harapan melakukan aksi balas dendam dan menyerang warga kampung Amole. Insiden tersebut sempat terhenti setelah dilakukan perdamaian antara warga kedua kampung, awal Juni lalu yang ditandai dengan patah panah.

Namun Senin sekitar pukul 07.30 WIT, bentrok kembali pecah perang antara kedua warga yang kampungnya bertetangga. Kabid Humas Polda Papua AKBP Yohannes Nugroho yang dihubungi  membenarkan adanya insiden tersebut. Selain mengakibatkan empat anggota Polri terluka, kerusuhan juga menyebabkan beberapa mobil dinas Polres Mimika rusak dan terbakar

Dari data yang dihimpun terungkap puluhan warga dari kedua kelompok mengalami luka-luka hingga harus dirawat di rumah sakit setempat, serta dua orang tewas. Saat ini aparat polisi yang dibantu TNI terus melakukan penyisiran disekitar lokasi yang menjadi ajang peperangan antarwarga.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : Antara
Menguap adalah dari setan. Karena itu, apabila salah seorang dari kalian menguap, tutuplah serapat mungkin karena ketika salah seorang dari kalian berkata ‘huah’ (pada saat menguap), setan akan menertawakannya". (HR Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Tugas Kopassus di Era Presiden Baru
JAKARTA -- Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus telah memiliki pemimpin baru yaitu Mayjen TNI Doni Monardo. Bertepatan dengan penggantian presiden baru, ada beberapa hal...