Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Hii, Warga Temukan Tengkorak Manusia Terdampar di Pantai

Senin, 18 Juni 2012, 02:07 WIB
Komentar : 0
123rf.com
Tengkorak manusia (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, NEGARA---Warga Desa Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Bali, menemukan kerangka manusia saat menggelar upacara adat Banyu Pinaruh di pantai desa itu.

Ketut Sudiata, Desa Pekutatan, mengatakan, kerangka tersebut pertama kali dilihat oleh anaknya saat hendak buang air di sekitar lokasi.

"Saya lagi mengikuti upacara, sementara anak saya bermain di sekitar pantai. Saat hendak buang air, ia melihat kerangka manusia tersebut," katanya menuturkan.

Sudiata yang mendapatkan informasi dari anaknya langsung menuju ke lokasi kerangka. Kemudian menariknya dengan tali agar tidak terbawa ombak.

Polisi yang mendapatkan laporan langsung menuju lokasi penemuan dan melakukan evakuasi terhadap kerangka manusia tersebut.

Kepala Polsek Pekutatan, Kompol Komang Kardika, mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan identitas kerangka manusia tersebut. "Untuk sementara kami titipkan di ruang mayat RSUD Negara, sambil dilakukan identifikasi," katanya.

Menurut Kardika, dari pengamatan awal diperkirakan jenazah yang tinggal kerangka ini berjenis kelamin laki-laki. Dari pemeriksaan awal pihak RSUD Negara, lima buah gigi depan kerangka hilang. Demikian juga dengan gigi geraham atas kiri dan kanan.

Identifikasi lebih sulit dilakukan karena kondisinya juga sudah tidak utuh. Tulang rahang, tulang jari tangan, dan kaki juga tidak ada. "Selain itu masih ada bagian-bagian kecil tulang lainnya yang juga hilang. Kami harap jika ada warga yang kehilangan anggota keluarganya melaporkan kepada kami," ujar Kardika.

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : Antara
1.364 reads
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda