Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Wah, Ada 11 Tanda Tangan Palsu di Proyek Perpustakaan UI

Selasa, 05 Juni 2012, 15:39 WIB
Komentar : 2
Antara
Koordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik Indonesian Coruption Watch (ICW) Febri Hendri

REPUBLIKA.CO.ID JAKARTA -- Indonesian Corruption Watch (ICW) menduga pimpinan Universitas Indonesia (UI) berusaha menutup-nutupi kekacauan manajamen keuangan dan korupsinya. Bahkan, berdasarkan keterangan seorang whistle blower, ICW menduga ada 11 dokumen palsu dalam sejumlah proyek di UI. 

Menurut Koordinator Divisi Monitoring Pelayanan Publik ICW, Febri Hendri, ICW menyampaikan hasil permintaan informasi publik kepada UI yang sudah diajukan sejak akhir tahun lalu. Namun, hingga saat ini , UI tetap tidak memberikan sejumlah informasi publik yang seharusnya diberikan.

 "Sejumlah informasi yang tidak diberikan secara terbuka oleh UI adalah data pengadaan IT (teknologi informasi) perpustakaan pusat, data dan kontrak pembangunan convention centre for academic activities (yang sebenarnya adalah proyek pembangunan hunian hotel dan fasilitasnya) di atas lahan asrama Pegangsaan Timur, serta dokumen-dokumen perjalanan dinas yang tak sesuai dengan fakta," kata Febri di kantor KPK,  Selasa (5/6).

Lebih lanjut Febri mengatakan, ICW bahkan menemukan bahwa memang ada sejumlah persoalan serius dengan proyek-proyek yang informasinya tidak dibeberkan secara jujur oleh UI.

ICW dan gerakan UI bersih sudah bertemu dengan seorang whistle blower dari UI yang menyatakan bahwa tandatanganya dipalsukan dalam 11 dokumen pengadaan IT perpustakaan pusat yang diperkirakan mencapai Rp 21 miliar. Namun, demi keselamatan whistle blower itu, ICW dan gerakan UI bersih tidak menyebutkan namanya.

"KPK pun telah menyatakan telah menerima hasil pemeriksaan Puslabfor Polri bahwa  11 tandatangan tersebut tidak otentik, " kata Febri

Reporter : Muhammad Hafil
Redaktur : Hafidz Muftisany
1.663 reads
Barang siapa yang mentaatiku berarti ia telah mentaati Allah, dan barang siapa yang mendurhakai perintahku, maka berarti ia telah mendurhakai Allah. Barang siapa yang mematuhi pemimpin berarti ia telah mematuhiku dan barang siapa yang mendurhakai pemimpin berarti ia telah mendurhakaiku(HR Muslim)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  mufid Selasa, 5 Juni 2012, 19:37
Salahkan rekornya. Tidak ada mahasiswa yang mau dipimpin oleh pribadi yang korup!
  Bee Selasa, 5 Juni 2012, 17:02
tempat mendidik pimpinan masa depan harusnya bersih dari korupsi jadi hasil didikannya juga bisa bebas korupsi
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...