Jumat, 10 Jumadil Awwal 1434 / 22 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

'Pancasila Produk Relijius, Umat Islam Mesti Mengamalkan'

Jumat, 01 Juni 2012, 22:24 WIB
Komentar : 1
The Muslims Times
Teks Pancasila

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-Wakil Ketua MPR Hajriyanto Y Tohari melihat peran besar para tokoh Islam di awal era kemerdakaan dalam membentuk dasar negara Indonesia, Pancasila. Pengamalannya yang dihasilkan dari pemikiran relijius nasionalis, seharusnya tetap konsisten diterapkan pemimpin masa kini.

"Ini merupakan sebuah terobosan yang luar biasa untuk membuat jalan keluar. Sehingga kata-kata menjalankan kewajiban syariat islam bagi pemeluknya itu dihapus dan diganti menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa. Itu sangat otentik merupakan sumbangan tokoh Islam,"ungkap Hajriyanto di tengah pengajian rutin mingguan PP Muhammadiyah, Jumat (1/6).

Kekuatan ulama saat itu dinilainya luar biasa besar membangun negeri. Mereka bisa berbagi pendapat dan berdiskusi dengan tokoh nasional tanpa bersilang pendapat berarti. Walhasil, rumusan yang tadinya tersurat kata ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya dicarikan solusi tanpa bentrok fisik.

Gelora tokoh Islam sebagai perintis negara itu, menurut Hariyanto, sudah final dan paripurna memilih Pancasila sebagai dasar negara. Sehingga, ujar Hajriyanto, nilai itu dapat diterima oleh seluruh elemen masyarakat dan umat islam. Oleh karena itu, lanjutnya, umat Islam dan Muhammadiyah sampai hari ini konsisten dan perlu terus mengamalkan nilai Pancasila.

Reporter : Indah Wulandari
Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
1.245 reads
Barang siapa yang memperhatikan kepentingan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kepentingannya. Dan barangsiapa yang menutupi kejelekan orang lain maka Allah akan menutupi kejelekannya di hari kiamat. ((HR Bukhari-Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
  samen Jumat, 1 Juni 2012, 23:39
Pancasila menurut penafsiran siapa nih, kalo menurut versi pemerintah sekarang hanya akan menghasilkan para koruptor, kalo menurut suharto hanya akan menghasilkan diktator kalo menurut sukarno hanya akan menjadikan ...., jadi bingung nih pilih yg mana atau tidak mengamalkan sekalian.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda

  VIDEO TERBARU
Geliat Perkembangan Muslim Cina
Pemerintah Komunis berencana untuk membangun masjid di seluruh negeri. Hal ini, merupakan implementasi guna memenuhi tuntutan 20-an juta warga Muslim di negeri itu.Menurut...