Rabu, 18 Zulqaidah 1436 / 02 September 2015
find us on : 
  Login |  Register

BNN-Interpol Usut Penangkapan WNI di Filipina

Senin, 28 Mei 2012, 21:06 WIB
Komentar : 0
logo BNN
logo BNN

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) akan bekerja sama dengan Interpol untuk mengusut kasus tertangkapnya WNI di Manila Filipina. Selain itu, BNN juga akan bekerja sama dengan pemerintah dan kepolisian setempat untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Direktur Pengejaran dan Penindakan BNN, Brigjen Benny Mamoto mengatakan, BNN akan meminta dibukakan akses untuk melakukan interview kepada WNI yang ditangkap.

"Kami akan melakukan penyidikan terhadap WNI yang tertangkap di Filipina atas kasus narkoba, dengan penyelidikan ini kami akan berusaha mengungkap jaringan narkoba di Filipina dan Indonesia," ujarnya Senin (28/5).

Selain itu, Benny menambahkan bahwa BNN bekerja sama dengan badan Narkoba internasional untuk melakukan operasi yang menitikberatkan pada bidang pemberantasan jaringan sindikat narkoba internasional dan nasional.

Jovian Fransisca seorang WNI ditangkap di Bandara Internasional Ninoy Aquino, Manila Filipina. Jovian kedapatan membawa narkoba jenis sabu seberat 3,7 kg.

Reporter : Rizky Jaramaya
Redaktur : Djibril Muhammad
Adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itu penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.(QS Al-Baqarah: 39)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Urusan Visa Selesai, Jamaah Haji Khusus Maktour Berangkat
TANGERANG -- Maktour akhirnya melepas jamahnya pada Rabu (2/8). Ini menjadi keberangkatan pertama dari jamaah Maktour. Direktur Operasional Maktour,  Ismail Adan Mahsyur mengatakan...