Sabtu, 8 Muharram 1436 / 01 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Kemendagri: Penerimaan 60 Ribu CPNS tak Salahi Aturan

Senin, 21 Mei 2012, 16:59 WIB
Komentar : 1
Kemendagri
Kemendagri

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri (Kapuspen Kemendagri), Reydonnyzar Moenek mengatakan, penerimaan sebanyak 60 ribu calon pegawai negeri sipil (CPNS) pada masa moratorium tidak menyalahi aturan.

Hal itu lantaran terdapat pengecualian selama masa moratorium. "Yakni tetap menerima tenaga teknis," ungkapnya, Senin (21/5).

Tenaga teknis tersebut, jelas dia, bisa berupa tenaga pendidik atau tenaga kesehatan. Karena itu, pihaknya beranggapan bahwa penerimaan CPNS selama masa moratorium tidaklah bertentangan.

Sebelumnya, pemerintah telah mengeluarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yaitu Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), serta Menteri Keuangan (Menkeu) perihal moratorium penerimaan CPNS.

Kendati moratorium yang berlaku hingga akhir 2012, namun pemerintah malah membuka peluang penerimaan sebanyak 60.000 CPNS. 

Reporter : Ahmad Reza Safitri
Redaktur : Djibril Muhammad
Ada seorang lelaki berkata kepada Nabi SAW: "Berilah aku nasihat!" Beliau menjawab: "Jangan marah" Orang itu berulangkali meminta supaya dirinya dinasihati, maka Rasulullah SAW tetap mengatakan: "Jangan marah!" (HR. Bukhari)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Soal DPR Tandingan, Ketua DPD:Tunjukkan Semangat Merah Putih untuk Indonesia Hebat
JAKARTA -- Koalisi Indonesia Hebat (KIH) membentuk DPR tandingan. Kepada wartawan, Jumat (31/10) ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman turut prihatin. Ia...