Sabtu, 11 Jumadil Awwal 1434 / 23 Maret 2013
find us on : 
  Login |  Register

Relawan Gaza Mer-C Kembali ke Tanah Air

Selasa, 15 Mei 2012, 10:30 WIB
Komentar : 0
Dok MER-C Gaza
Relawan MER-C saat berpamitan dengan masyarakat Gaza, Palestina.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Raut muka bahagia terpancar dari wajah tiga relawan MER-C Indonesia ketika menginjakkan kaki di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Senin (7/5), sekitar pkl. 22.00 WIB. Mereka adalah Ir. Ahmad Fauzi, Ir. Edy Wahyudi dan Darusman. Ketiganya adalah relawan yang telah bertugas hampir 1,5 tahun di Gaza mengawasi proses pembangunan RS Indonesia (RSI) di sana.

Para keluarga, kerabat, Imaam Muhyidin Hamidy (Pimpinan Pesantren Alfatah), dr. Sarbini Abdul Murad (Ketua Presidium MER-C) dan dr. Joserizal Jurnalis, SpOT (Presidium MER-C) turut hadir malam itu untuk menyambut kedatangan para relawan.

Kepulangan tiga relawan ini menyusul telah selesainya pembangunan tahap pertama untuk struktur RSI yang terletak di Bayt Lahiya, Gaza Utara, Palestina. Sementara, tiga relawan lainnya, yaitu Abdillah Onim, Ir. Nur Ikhwan Abadi dan Muhammad Husein masih melanjutkan tugas di Gaza guna mempersiapkan pembangunan tahap 2 untuk Arsitektur dan ME (Mekanikal Elektrikal) RSI.

“Selamat datang kepada para relawan, kalian adalah para putra terbaik bangsa. Perjuangan teman-teman selama ini di Gaza meninggalkan keluarga dan pekerjaan serta semua yang dicintai di Indonesia untuk menunaikan amanah mengawasi pembangunan RS Indonesia di Jalur Gaza adalah hal yang sangat luar biasa,” ungkap Presidium MER-C pada acara penyambutan sederhana yang digelar di Terminal Kedatangan luar negeri Bandara Soekarno Hatta.

Ir. Ahmad Fauzi, Ir. Edy Wahyudi dan Darusman Abdul Hamid, ketiganya adalah relawan MER-C yang berasal dari Pesantren Alfatah. Mereka bisa mencapai Gaza setelah mengikuti konvoi darat pembukaan blokade Gaza “Asia to Gaza Solidarity Caravan” pada bulan Desember 2010 hingga Januari 2011.

Sejak saat itu, mereka berkomitmen menetap di Gaza bergabung sebagai Tim relawan MER-C Indonesia untuk mengawal proses pembangunan RS Indonesia di Jalur Gaza. Terlebih lagi Ahmad Fauzi dan Edy Wahyudi memiliki latar belakang pendidikan dan pengalaman sebagai Insinyur yang memang sangat dibutuhkan untuk program pembangunan RS Indonesia di Gaza, Palestina.

Reporter : Indah Wulandari
Redaktur : Hafidz Muftisany
878 reads
Anas Ra, pembantu rumah tangga Nabi Saw berkata, “ Aku membantu rumah tangga Nabi Saw sepuluh tahun lamanya, dan belum pernah Beliau mengeluh “Ah” terhadapku dan belum pernah Beliau menegur “kenapa kamu lakukan ini atau kenapa tidak kau lakukan ini.((HR. Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
Silahkan login atau register untuk kirim komentar Anda