Sunday, 1 Safar 1436 / 23 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pendaftar Haji Lansia Bisa Langsung Berangkat 2013

Sunday, 13 May 2012, 17:09 WIB
Komentar : 3
Jamaah haji lansia (ilustrasi). Foto: Antara/M Risyal Hidayat
Jamaah haji lansia (ilustrasi). Foto: Antara/M Risyal Hidayat

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Agama menjamin kuota haji bagi jamaah lanjut usia terpenuhi. Sehingga jika jatah kuota diprioritaskan bagi lansia, pendaftar berusia lanjut pada tahun 2013 bisa langsung berangkat.

"Kita beri kesempatan calon jamaah haji berusia 80 tahun sampai lebih dari 100 tahun diprioritaskan tahun 2012 sehingga habis. Sehingga tahun 2013 jika ada yang mendaftar jamaah reguler bisa berangkat saat itu juga dengan pendamping maksimum satu orang per jamaah lansia," terang Menteri Agama, Suryadharma Ali, saat jumpa pers akhir pekan lalu di Bandara Soekarno-Hatta.

Meski kebijakan tambahan untuk lansia belum dihitung secara seksama, Suryadharma memastikan, kelompok calhaj 80 tahun hingga 100 tahun ke atas bisa terpenuhi dengan jatah kuota tambahan. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pemerintah Arab Saudi selalu memberi jatah kuota tambahan sebanyak 10.000 orang.

Maka, kata dia, jika jatah level umur tadi telah habis, kelompok umur prioritas selanjutnya adalah 70 tahun hingga 80 tahun. "Jika masih ada calhaj umur 80 tahun ke atas baru mendaftar 2013, maka dipastikan bisa langsung berangkat,"ujar Menag.

Sementara untuk kelompok umur 60 tahun-70 tahun, Menag menyatakan sejumlah 289 ribu orang. Sehingga dia memastikan tidak bakal terpenuhi dalam satu kali keberangkatan.

Suryadharma juga mengungkapkan hasil pertemuan dengan Menteri Haji Kerajaan Arab Saudi DrBandar bin Mohamed Hajjar, antara lain mengenai permintaan tambahan kuota, tadi. Alasan yang diajukannya karena daftar tunggu jamaah Indonesia mencapai 1,7 juta orang dengan masa tunggu selama 12 tahun.

Dia sudah bertemu Menteri Haji Kerajaan Arab Saudi Dr Bandar bin Mohamed Hajjar, di Kantor Kementerian Haji Arab Saudi. Menag menyatakan bahwa Arab Saudia sebagai negeri kedua, Makkah dan Madinah selalu dirindukan umat Muslim Indonesia, dan pertumbuhan ekonomi sudah makin naik sehingga yang mendaftar haji makin banyak, calon jamaah Indonesia juga lebih dari 1,7 juta orang dengan masa tunggu 12 tahun.

"Kami tidak bosan meminta kepada Arab Saudi untuk bisa menambah kuota," papar Menag. Namun demikian, lanjutnya, permintaan kuota Indonesia sebanyak 30 ribu orang belum mendapat jawaban dari Arab Saudi.

Reporter : Indah Wulandari
Redaktur : Dewi Mardiani
Dan jagalah dirimu dari (azab) hari (kiamat, yang pada hari itu) seseorang tidak dapat membela orang lain, walau sedikitpun; dan (begitu pula) tidak diterima syafaat dan tebusan daripadanya, dan tidaklah mereka akan ditolong. (QS.Al-Baqarah [2]:48)
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Menanti Janji Jokowi Soal Perdamaian Palestina
 JAKARTA -- Sekretaris Komisi Pengkajian dan Penelitian Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis mengatakan umat muslim di Indonesia bisa ikut mendesak pemerintah agar lebih...