Jumat, 11 Mei 2012, 17:07 WIB

Korban yang Berhasil Dievakuasi Bakal Dibawa ke Halim

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Dewi Mardiani
Satuan Kepolisian melakukan persiapan evakuasi korban Sukhoi di kawasan posko Cijeruk, Sukabumi, Jumat (5/11). (ROL)
Satuan Kepolisian melakukan persiapan evakuasi korban Sukhoi di kawasan posko Cijeruk, Sukabumi, Jumat (5/11). (ROL)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Beberapa dari korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet-100 telah ditemukan, Jumat (11/5). Apabila jenazah korban ini berhasil dievakuasi, maka akan langsung diterbanagkan ke Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur. Setelah sampai di Halim akan dilakukan penyerahan jenazah dari PT Tri Marga Rekatama kepada kepolisian dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Polri Jakarta Timur.

Konsultan PT Tri Marga Rekatama, Sunaryo, mengatakan bahwa keluarga korban bisa menunggu di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur untuk menunggu proses identifikasi. "Sampai saat ini proses evakuasi masih terus dilakukan dan mudah-mudahan sore ini semua korban sudah bisa dibawa ke Jakarta," ujarnya, Jumat (11/5).

Sunaryo mengatakan, setiap penumpang mendapatkan asuransi dari perusahaan Sukhoi sebesar 50 ribu dolar AS. Asuransi akan diberikan apabila keseluruhan proses identifikasi sudah selesai. "Kami juga akan mencocokan data dengan manifes yang ada di pesawat tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Kadiv Dokpol Kombes Anton Castilani mengatakan, saat ini sudah disiapkan sepuluh kantong jenazah namun ada kemungkinan lebih. "Posko antemortem DVI di TKP akan mencocokan potongan tubuh jenazah yang ditemukan, sehingga jenazah yang diterima oleh keluarga korban adalah jenazah yang utuh," ujarnya.

Sampai saat ini sampel DNA yang terkumpul baru 29, masih ada enam keluarga yang belum mengumpulkan sampel DNA. Proses identifikasi awal di TKP terkait dengan penyelamatan aset-aset jenazah untuk mencocokan dengan data-data yang sudah dikumpulkan di Posko DIV Halim Perdanakusumah.