Saturday, 1 Muharram 1436 / 25 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Tragedi Sukhoi Bikin Resah Calon Penumpang Pesawat

Friday, 11 May 2012, 14:36 WIB
Komentar : -1
www.sukhoi.org
sukhoi superjet 100
sukhoi superjet 100

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU - Tragedi jatuhnya pesawat buatan Rusia Sukhoi Super Jet (SSJ) 100 di Gunung Salak, Bogor, pada Rabu (9/5) lalu membuat sejumlah calon penumpang pesawat di Bandar Udara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru cukup resah.

Beberapa calon penumpang pesawat Lion Air misalnya, yakni Donna dan Afriani, keduanya yang tengah menunggu untuk diterbangkan menuju Jakarta, Jumat (10/5) siang, mengaku resah dan cemas akibat tragedi kecelakaan pesawat andalan Rusia yang menjadi tayangan utama di berbagai media Tanah Air itu.

"Sangat resah dan cemas. Tapi saya berusaha untuk tetap tenang. Harapan kami, pemerintah lebih ketat dalam menyeleksi pesawat komersil," kata Donna.

Sementara Afriani yang duduk disebelah Donna, mengaku cukup khawatir saat setiap kali menumpangi pesawat ketika berpergian ke luar kota untuk kepentingan bisnis.

"Rasanya ingin naik mobil saja, biar lama sampainya, tapi untuk sekarang ini sepertinya lebih tenang dan nyaman. Naik pesawat, saya sangat cemas sekarang," katanya.

Redaktur : Djibril Muhammad
Sumber : Antara
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka."((Hujuraat 49:11) )
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Era Konversi Digital Ancam 'Layar Tancap'
ILLINOIS -- Pada akhir 2013 mayoritas studio film AS telah berhenti mendistribusikan film seluloid dalam format 35 milimeter, membuat berbagai bioskop independen semakin...