Rabu, 3 Syawwal 1435 / 30 Juli 2014
find us on : 
  Login |  Register

Mabes TNI Mutasi 41 Pati dan Pamen

Kamis, 10 Mei 2012, 02:07 WIB
Komentar : 0
Sejumlah anggota TNI bersiap melakuan apel di sekitaran kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (26/3). (Republika/Prayogi)
Sejumlah anggota TNI bersiap melakuan apel di sekitaran kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (26/3). (Republika/Prayogi)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Markas Besar TNI menggelar mutasi sebanyak 41 perwira menengah (pamen) dan perwira tinggi (pati) terkait tour of duty. Mutasi jabatan itu dilakukan terkait pembinaan organisasi TNI guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang sangat dinamis dan semakin berat ke depan.

Kadispenum Puspen TNI, Kolonel Cpl Minulyo Suprapto, dalam siaran persnya, Rabu (9/5) malam, mengatakan, berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/194/V/2012 tanggal 5 Mei 2012, tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI, telah ditetapkan mutasi jabatan 41 Pati TNI.

Rinciannya, lima Pati di lingkungan Mabes TNI, 25 Pati di lingkungan Mabes TNI AD, dua Pati di lingkungan Mabes TNI AL, dan sembilan Pati di lingkungan TNI AU. Minulyo melanjutkan, delapan Pati digeser karena menjelang pensiun di antaranya, yaitu Mayjen Chairawan Nusyirwan dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD, Mayjen Kitaran Sihotang dari Deputi Bidang Politik dan Strategi Setjen Wantannas menjadi Pati Mabes TNI AD, dan Mayjen Hotman Sibarani dari Pa Sahli Tingkat III Bidang Polkamnas Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD.

Lalu Mayjen Ali Yusuf Susanto dari Aspers KSAD menjadi Pati Mabes TNI AD, Laksda Masyhuri Ishak dari Deputi Bidang Pengkajian dan Penginderaan Setjen Wantannas menjadi Pati Mabes TNI AL, serta Marsma Bambang Yudadi dari Kadiskesau menjadi Pati Mabes TNI AU. "Keputusan Panglima TNI tersebut berlaku terhitung mulai tanggal 5 Mei kemarin," kata Minulyo.

Reporter : Erik Purnama Putra
Redaktur : Dewi Mardiani
Tahukah engkau apa yang menghancurkan Islam?” Ia (Ziyad) berkata, aku menjawab, “Tidak tahu.” Umar bin Khattab RA berkata, “Yang menghancurkan Islam adalah penyimpangan orang berilmu, bantahan orang munafik terhadap Alquran, dan hukum (keputusan) para pemimpin yang menyesatkan.”(Riwayat Ad-Darimi, dan berkata Syaikh Husain Asad: isnadnya shahih))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Tokoh Kartun Resahkan Warga New York, Kok?
NEW YORK -- Belakangan, ada tren yang cukup meresahkan turis ke kota New York, yakni pemeran tokoh kartun yang terkesan memeras turis untuk...