Friday, 30 Zulhijjah 1435 / 24 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Dosen Tunanetra Keliling Indonesia Demi Gelar Profesor

Monday, 07 May 2012, 10:11 WIB
Komentar : 1
Dr Hj Murtini SH MM
Dr Hj Murtini SH MM

REPUBLIKA.CO.ID, KOTA BARU -- Seorang Dosen tunanetra bernama Dr Hj Murtini SH MM, mengelilingi Indonesia demi mencapai gelar profesor. Perempuan asal Padang, Sumatera Barat itu berkunjung ke Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, yang menjadi bagian kegiatannya dalam mengelilingi Indonesia.

"Sebenarnya saya ingin membuat buku tentang pelayanan publik di semua instansi pemerintah di Indonesia," ujar Murtini, Senin (7/5).

Selain mengejar gelar profesor, Murtini juga berusaha memecahkan Museum Rekor Indonesia (MURI) tentang pelayanan publik terhadap orang cacat. Murtini mengaku mendapatkan bermacam-macam sambutan dalam keliling Indonesia, termasuk saat berkunjung di Kabupaten Kotabaru.

"Saya ini kan cacat tidak bisa melihat, kami juga sempat diperlakukan sedikit tidak menyenangkan di Kepolisian Kotabaru," ujar Dosen Universitas Riau itu.

Ia berharap, dari hasil perjalanannya itu bisa menjadi modal bagi dirinya, untuk mendapatkan gelar Profesor. Wanita itu mengaku semangatnya tidak pernah luntur untuk meraih cita-citanya. "Walaupun nanti gelar itu diraih dengan penghargaan," ujarnya penuh harap.

Dalam melakukan perjalanan, Murtini tidak pernah meminta bantuan biaya dari pihak lain, meskipun ia juga tidak menolak, ketika ada orang yang memberikan bantuan untuk biaya perjalanannya.

"Saya mulai dengan uang hasil tabungan saya sendiri semenjak menjadi guru dan dosen," ungkap perempuan kelahiran 19 Maret 1958 ini.

Selama menjelajah, Murtini yang tercatat sebagai warga Komplek Perwira Tinggi Cibubur RT 1/15 itu jalan sendiri. Kalau pun diantar, maka ia tidak mau sampai ke dalam kantor.

"Tapi saya diantar hanya sampai di depan kantor, setelah itu saya akan masuk sendiri," sebut dia.

Ia optimis akan dapat mencapai gelar profesor dan memecahkan rekor MURI setelah seluruh instansi pemerintah di Indonesia terjelajahi.

Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : Antara
Senyummu kepada saudaramu merupakan sedekah, engkau memerintahkan yang ma’ruf dan melarang dari kemungkaran juga sedekah, engkau menunjukkan jalan kepada orang yang tersesat juga sedekah, engkau menuntun orang yang berpenglihatan kabur juga sedekah, menyingkirkan batu, duri, dan tulang dari jalan merupakan sedekah((HR Tirmidzi))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
1 Muharram, Momentum Hijrah Secara Mental
JAKARTA -- Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1436 H tidak lepas dari peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah. Peristiwa besar...