Sunday, 26 Zulqaidah 1435 / 21 September 2014
find us on : 
  Login |  Register

Dosen Tunanetra Keliling Indonesia Demi Gelar Profesor

Monday, 07 May 2012, 10:11 WIB
Komentar : 1
Dr Hj Murtini SH MM
Dr Hj Murtini SH MM

REPUBLIKA.CO.ID, KOTA BARU -- Seorang Dosen tunanetra bernama Dr Hj Murtini SH MM, mengelilingi Indonesia demi mencapai gelar profesor. Perempuan asal Padang, Sumatera Barat itu berkunjung ke Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, yang menjadi bagian kegiatannya dalam mengelilingi Indonesia.

"Sebenarnya saya ingin membuat buku tentang pelayanan publik di semua instansi pemerintah di Indonesia," ujar Murtini, Senin (7/5).

Selain mengejar gelar profesor, Murtini juga berusaha memecahkan Museum Rekor Indonesia (MURI) tentang pelayanan publik terhadap orang cacat. Murtini mengaku mendapatkan bermacam-macam sambutan dalam keliling Indonesia, termasuk saat berkunjung di Kabupaten Kotabaru.

"Saya ini kan cacat tidak bisa melihat, kami juga sempat diperlakukan sedikit tidak menyenangkan di Kepolisian Kotabaru," ujar Dosen Universitas Riau itu.

Ia berharap, dari hasil perjalanannya itu bisa menjadi modal bagi dirinya, untuk mendapatkan gelar Profesor. Wanita itu mengaku semangatnya tidak pernah luntur untuk meraih cita-citanya. "Walaupun nanti gelar itu diraih dengan penghargaan," ujarnya penuh harap.

Dalam melakukan perjalanan, Murtini tidak pernah meminta bantuan biaya dari pihak lain, meskipun ia juga tidak menolak, ketika ada orang yang memberikan bantuan untuk biaya perjalanannya.

"Saya mulai dengan uang hasil tabungan saya sendiri semenjak menjadi guru dan dosen," ungkap perempuan kelahiran 19 Maret 1958 ini.

Selama menjelajah, Murtini yang tercatat sebagai warga Komplek Perwira Tinggi Cibubur RT 1/15 itu jalan sendiri. Kalau pun diantar, maka ia tidak mau sampai ke dalam kantor.

"Tapi saya diantar hanya sampai di depan kantor, setelah itu saya akan masuk sendiri," sebut dia.

Ia optimis akan dapat mencapai gelar profesor dan memecahkan rekor MURI setelah seluruh instansi pemerintah di Indonesia terjelajahi.

Redaktur : Karta Raharja Ucu
Sumber : Antara
Para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya ketika saling berjumpa di hari Ied mereka mengucapkan: Taqabbalallahu Minna Wa Minka (Semoga Allah menerima amal ibadah saya dan amal ibadah Anda)(HR Imam Ahmad dalam Al Mughni (3/294))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Gadai SK, Jadi Cerminan Masalah RUU Pilkada?
 MAKASSAR -- Belakangan ini banyak anggota DPRD terpilih yang menggadaikan SK. Terkaiy hal tersebut pakar komunikasi politik Effendi Gazali menilai itu sebuah hal...