Saturday, 27 Syawwal 1435 / 23 August 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pegawai Lalai Picu Kebakaran Hotel Aryaduta

Saturday, 05 May 2012, 08:34 WIB
Komentar : 0
Antara
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api.  (Ilustrasi)
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api. (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, Kepulan asap yang muncul dari Hotal Aryaduta pada Jumat (4/5) siang dan sempat membuat panik para pengunjung dan karyawan hotel ternyata disebabkan oleh kelalian pekerja (human error) di salah satu ruangan hotel.

Kasie Operasi Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Damkar dan PB) Jakarta Pusat, Ahmad Lamping menuturkan, kepulan asap yang terjadi dilantai dua atau tepat di belakang kolam renang hotel tersebut berasal dari kelalaian seorang pekerja saat memperbaiki water plumbing hingga membakar busa plastik peredam ruangan. "Kepulan asap sudah bisa diatasi oleh kesigapan petugas dan berlangsung sejak pukul 14.00 hingga 14.45," ujar Ahmad, ditemui di lokasi kejadian, Jumat (4/5).

Diungkapkan Ahmad, seluruh asap berhasil dihisap melalui mesin blower petugas. "Tidak ada korban jiwa. Kami belum dapat mentaksir jumlah kerugian akibat peristiwa ini," kata Ahmad. 

Sementara itu, Head of Corporate Comunication PT Lippo Karawaci, Danang Kamayanjati, selaku perwakilan pengelola hotel mengatakan, sistem alarm asap kami saat kejadian bekerja dengan baik. "Ketika ada asap, petugas kami langsung mengevakuasi pengunjung," kata Danang. 

Ditambahkannya, asap berasal dari lantai dan tiga hotel. Lantai dua sendiri digunakan sebagai ruang petemuan. "Ya, saat itu di lantai dua memang tengah berlangsung kegiatan seminar," tandasnya.

Redaktur : Endah Hapsari
Sumber : berita jakarta
Mereka bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami berobat?" Beliau menjawab, "Ya, wahai hamba-hamba Allah. Sesungguhnya Allah meletakkan penyakit dan diletakkan pula penyembuhannya, kecuali satu penyakit yaitu penyakit ketuaan (pikun)".((HR. Ashabussunnah))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Ini Manfaat Antioksidan dan Antidepresan pada Coklat
WASHINGTON -- Banyak ahli gizi memperingatkan bahwa tingginya kandungan gula dalam coklat bisa mengakibatkan gangguan kesehatan. Tapi sejumlah dokter menunjukkan adanya manfaat dari...