Friday, 7 Muharram 1436 / 31 October 2014
find us on : 
  Login |  Register

Hore! Tiket KA Ekonomi Bakal Bisa Dibeli Online

Thursday, 03 May 2012, 15:40 WIB
Komentar : 2
Sejumlah calon penumpang menaiki kereta di Stasiun Senen, Jakarta pusat, Kamis (5/4). (Republika/Prayogi)
Sejumlah calon penumpang menaiki kereta di Stasiun Senen, Jakarta pusat, Kamis (5/4). (Republika/Prayogi)

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO - PT Kereta Api Indonesia akan mengubah sistem pemesanan tiket KA kelas ekonomi jarak jauh secara bertahap pada Mei 2012. "Sistem pemesanan tiket 'online' KA kelas ekonomi jarak jauh yang lama hanya bisa diakses di loket-loket stasiun sehingga pada Mei ini akan diganti dengan RTS atau 'Rail Ticketing System" yang berbasis internet. kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 5 Purwokerto, Surono di Purwokerto, Kamis (3/5),"

"Penggantiannya akan dilakukan secara bertahap mulai 9 Mei," imbuhnya. Pada sistem RTS ini, kata dia, mesin tiket terintegrasi dengan perbankan dan terkoneksi dengan jaringan "outlet ticketing" di luar stasiun sehingga memudahkan masyarakat untuk mendapatkan tiket KA.

Menurut dia, hal ini telah dilakukan dan berhasil dengan baik pada sistem pemesanan tiket KA kelas komersial, yakni eksekutif, bisnis, dan ekonomi AC. Selain itu, lanjutnya, dengan sistem yang baru ini dimungkinkan akan dikembangkan penerapan "barcode" pada tiket kereta api.

Lebih lanjut dia mengatakan, perubahan sistem pemesanan tiket KA ekonomi dari sistem lama ke sistem baru akan dilakukan dalam empat tahap, yakni tahap I mulai 9 Mei 2012 untuk KA Kertajaya jurusan Tanjungpriuk-Surabaya Pasarturi, KA Tawangjaya jurusan Semarang Poncol- Pasarsenen, dan KA Tegal Arum jurusan Jakarta-Tegal.

"Tahap II, direncanakan dimulai 15 Mei 2012 untuk KA Pasundan jurusan Surabaya Gubeng-Kiaracondong, KA Kahuripan jurusan Kediri-Padalarang, KA Kutojaya Selatan jurusan Kutoarjo-Kiaracondong, serta KA Serayu Pagi dan KA Serayu Malam jurusan Kroya-Jakarta," katanya.

Menurut dia, tahap III akan dimulai 23 Mei 2012 untuk KA Gaya Baru Malam Selatan jurusan Surabaya Gubeng-Jakarta, KA Bengawan jurusan Solo Jebres- Tanahabang, KA Progo jurusan Lempuyangan-Pasarsenen, dan KA Kutojaya Utara jurusan Kutoarjo-Tanahabang.

Sementara tahap IV, kata dia, direncanakan mulai 30 Mei 2012 untuk KA Sritanjung jurusan Banyuwangi-Surabaya Gubeng-Lempuyangan, KA Logawa jurusan Purwokerto-Surabaya Gubeng-Jember, KA Tawangalun jurusan Banyuwangi-Malang Kotalama, KA Matarmaja jurusan Malang-Pasarsenen, dan KA Brantas jurusan Kediri-Tanahabang.

"Apabila pergantian sistem pemesanan tiket sudah berjalan sesuai tahapan tersebut, calon penumpang bisa memesan tiket KA ekonomi dalam waktu 90 hari sebelum keberangkatan (H-90). Selain itu tiket KA ekonomi juga bisa dipesan tidak hanya di stasiun, tapi di seluruh jaringan 'outlet' tiket KA, seperti Contact Center 121, agen resmi tiket KA, kantor pos online, Indomaret, dan Alfamart, sama seperti yang sudah berlaku pada tiket KA komersial saat ini," katanya.

Terkait proses peralihan (migrasi) dari sistem pemesanan tiket lama ke sistem yang baru, kata Surono, manajemen PT KAI memohon maaf apabila ada ketidaknyamanan dalam pelayanan pembelian tiket kereta api di stasiun-stasiun yang telah disediakan.

Selain perubahan sistim pemesanan tiket KA ekonomi, lanjutnya, peningkatan pelayanan yang sudah diterapkan selama ini akan tetap diberlakukan, yakni pembelian tiket sesuai dengan identitas diri atau satu tiket untuk satu penumpang, pembatasan kapasitas angkut 100 persen, "boarding pass", larangan merokok di dalam gerbong KA, dan larangan pedagang asongan berjualan di dalam gerbong KA.

Redaktur : Ajeng Ritzki Pitakasari
Sumber : Antara
Tanda-tanda orang munafik ada tiga, yaitu bila berbicara dusta, bila berjanji tidak ditepati, dan bila diamanati dia berkhianat. ((HR Muslim))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
Tak Peduli Hukum Internasional, Israel Lanjut Bangun Pemukiman Ilegal
WASHINGTON DC -- Pemerintah Israel melanjutkan pembangunan permukiman illegal di Yerusalem Timur dan Tepi Barat. Meski melanggar hukum internasional dan mendapat kecaman dunia...