Rabu, 4 Safar 1436 / 26 November 2014
find us on : 
  Login |  Register

Pasukan Berkuda Disiapkan Amankan 'Mayday'

Jumat, 27 April 2012, 17:47 WIB
Komentar : 0
Antara
Pasukan berkuda dari kesatuan Brimob memasuki lapangan upacara pada acara gelar pasukan dalam rangka Operasi Lilin untuk pengamanan Natal 2006, Idul Adha 1427 H dan Tahun Baru 2007 di Jakarta, Kamis (21/12). Gelar pasukan tersebut diikuti 18 ribu personel
Pasukan berkuda dari kesatuan Brimob memasuki lapangan upacara pada acara gelar pasukan dalam rangka Operasi Lilin untuk pengamanan Natal 2006, Idul Adha 1427 H dan Tahun Baru 2007 di Jakarta, Kamis (21/12). Gelar pasukan tersebut diikuti 18 ribu personel

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Aparat Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mengerahkan pasukan berkuda dan anjing pelacak menghadapi aksi massa bertepatan perayaan Hari Buruh internasional (Mayday) pada 1 Mei 2012.

"Kita siapkan pasukan satwa untuk patroli mengamankan aksi unjukrasa," kata Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi Untung S Rajab di Jakarta, Jumat.

Untung mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan pasukan pengamanan aksi unjukrasa dengan melibatkan unsur TNI. Untung menyatakan pasukan berkuda berfungsi mengawal pengunjuk rasa, sedangkan tim anjing pelacak berperan menghalau massa.

"Polda Metro Jaya memiliki 21 pasukan berkuda," ujar Untung.

Jenderal polisi bintang dua itu mengimbau pengunjuk rasa menyampaikan aspirasi dengan menjaga ketertiban umum dan keamanan. Sebanyak 16.700 personel aparat gabungan dari unsur TNI dan Polri akan mengawal peringatan Mayday di wilayah Jakarta.

Jumlah pengamanan Hari Buruh terdiri dari 2.796 personel Polda Metro Jaya, 8.030 personel polres di jajaran Polda Metro Jaya, 2.038 personel Mabes Polri, 2.674 personel TNI dan 530 personel Satpol PP.

Sekitar 50.000 massa buruh akan berkumpul di Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, guna memperingati Hari Buruh Internasional.

Redaktur : Hazliansyah
Sumber : Antara
Celaka bagi orang yang bercerita kepada satu kaum tentang kisah bohong dengan maksud agar mereka tertawa. Celakalah dia...celaka dia. ((HR. Abu Dawud dan Ahmad))
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar

  VIDEO TERBARU
BBM Indonesia Naik di Amerika Malah Turun, Mengapa?
WASHINGTON DC -- Sementara harga BBM di Indonesia naik, di Amerika Serikat harga BBM justru turun ke level terendah selama hampir lima tahun...